Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

12 Aliansi Surabaya Deklarasi Damai, Siap Jadi Garda Terdepan Lawan Anarkisme

Avatar photobadge-check


					12 Aliansi Surabaya Deklarasi Damai, Siap Jadi Garda Terdepan Lawan Anarkisme Perbesar

12 Aliansi Surabaya Deklarasi Damai, Siap Jadi Garda Terdepan Lawan Anarkisme

SURABAYA, transnews.co.id – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menerima kunjungan dari 12 aliansi masyarakat Surabaya yang menyatakan sikap tegas dalam deklarasi damai.

Mereka berkomitmen menjadi garda terdepan melawan setiap kelompok anarkis yang mencoba mengganggu ketenangan warga.

Dalam pertemuan itu, perwakilan dari berbagai elemen masyarakat mulai dari organisasi kepemudaan, komunitas lokal, menyuarakan tekad bulat lawan anarkisme di kota Surabaya.

Mereka menegaskan Herma Wilah Forum Pemuda NTT, Surabaya tidak boleh lagi ternodai oleh aksi pengerusakan, kericuhan, maupun tindakan anarkis yang berdampak pada keamanan dan perekonomian kota.

“Jika ada aksi anarkis yang mengganggu ketenangan masyarakat, kami siap berada di barisan terdepan untuk melindungi Kita Surabaya,” tegas Herma salah satu perwakilan aliansi, pada Selasa (2/9/2025).

Sementara itu, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan memberikan apresiasi penuh atas komitmen tersebut. Menurutnya, dukungan masyarakat melalui aliansi ini menjadi energi positif dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di Surabaya.

“Deklarasi damai ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Surabaya cinta kedamaian. Kepolisian tentu tidak bisa bekerja sendiri, sinergi dengan seluruh elemen masyarakat adalah kunci menjaga keamanan,” ujar Kapolrestabes Surabaya.

Adapun 12 aliansi masyarakat yang menyatakan komitmen tersebut antara lain : ASB, KPSIS Surati Ijo, Barak Jere, AMI, Grib Jaya, KGB (Kawal Gibran Bersama), Bonek YSS, Forum Pemuda NTT, BM Kosgoro 1957, BRN (Barisan Rakyat Nusantara), Jogo Boyo, dan Gen Z Surabaya.

Mereka menandaskan, Surabaya adalah rumah besar bersama yang harus dijaga, bukan dirusak. Dengan semangat persatuan, seluruh aliansi siap berdiri tegak melawan aksi-aksi yang berpotensi memecah belah.

Deklarasi ini, menjadi penegasan bahwa warga Surabaya tidak hanya menolak tindakan anarkis, tetapi juga aktif berperan dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.

Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan Surabaya yang lebih aman, kondusif, serta layak disebut sebagai Kota Damai.

Baca Lainnya

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

1 Februari 2026 - 14:28

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

Dukung Program MBG, Kapolres Jember Resmikan SPPG di Mayang

1 Februari 2026 - 10:45

Dukung Program MBG, Kapolres Jember Resmikan SPPG di Mayang

Jelang Bulan Ramadhan, Polres Jember Tingkatkan Pengawasan Distribusi Bahan Pokok

1 Februari 2026 - 10:41

Jelang Bulan Ramadhan, Polres Jember Tingkatkan Pengawasan Distribusi Bahan Pokok

Pelantikan 14 RT dan 4 RW Desa Sowan Lor Jepara, Camat Kedung Apresiasi Demokrasi Hingga Tingkat Terbawah

1 Februari 2026 - 07:16

Pelantikan 14 RT dan 4 RW Desa Sowan Lor Jepara, Camat Kedung Apresiasi Demokrasi Hingga Tingkat Terbawah
News Trending DAERAH