Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Nasir Djamil  Tandatangani Memorandum Penyelamatan Kawasan Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail

LOGOS TNbadge-check

TN.ACEH l — Nasir Djamil anggota DPR RI menandatangani memorandum Untuk menyelamatkan Cagar Budaya makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail, minggu (29/12/19).

Nasir Djamil mengaku amat prihatin melihat kondisi kawasan Taman Poteu Jeumaloy tempat persemayaman terakhir keluarga Sultan Sayed Jamalul Alam.

“Padahal seperti diketahui Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail adalah termasuk salah satu Sultan Alim yang memerintah di Aceh. Seharusnya ada perhatian serius sehingga kawasan Sultan Jamalul Alam terselamatkan. Apalagi makam Ayahanda dan Kakek Sultan sudah disemen dibawah dapur bakso,” ungkap Nasir Djamil.

Menurutnys, kedepan harus ada langkah kongkrit membebaskan kawasan Taman Poteu Jeumaloy. Dalam pertemuan Itu Nasir Djamil juga membubuhkan tanda tangan di memorandum menyelamatkan makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail.

Memorandum ditujukan untuk PYM Wali Nanggroe Aceh, Gubernur Aceh, Pimpinan DPR Aceh, Walikota Banda Aceh, Pimpinan DPRK Banda Aceh, Tim Ahli Cagar Budaya(TACB) Kota Banda Aceh dan Balai Pestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh.

Memorandum berisi 4 (empat) point yaitu meminta pihak-pihak yang berkompeten untuk:

1. Membersihkan dan menertibkan akses jalan menuju cagar budaya Makam Sultan Jamalul Alam Badrul Munir yang sekarang dipakai sebagai tempat berjualan Bakso.

2. Membebaskan kawasan cagar budaya Makam Sultan Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail dari bangunan-bangunan, dan mengembalikan kawasan situs cagar budaya tersebut seperti semula.

3. Memugar dan memulihkan kawasan cagar budaya Makam Sultan Jamalul Alam Badrul Munir sehingga kembali menjadi Taman Poteu Jeumaloy, sebagaimana aslinya di manuskrip.

4. Mengusulkan agar nama jalan utama di kawasan cagar budaya tersebut, menjadi nama : Jalan Sultan Jamalul Alam Badrul Munir.

Cut Putri, Ketua DARUD DONYA meminta Walikota Banda Aceh agar berani, segera bertindak cepat dan tegas, untuk menertibkan kawasan tersebut dan meminta Walikota agar berani segera menyelamatkan Makam Sultan Badrul Alam Syarief Hasyim yang sekarang sudah disemen dibawah lantai dapur warung bakso, untuk menghormati dan memperlakukan makam Sultan Aceh cucu mulia Rasulullah SAW secara layak  dan beradab.*** (Agam)


Baca Lainnya

Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan Dimulai 6 April 2026, Lalu Lintas Dialihkan

5 April 2026 - 20:28

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

News Trending DAERAH