Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

DPD SWI Sulses Kecam Keras Jubir Pemerintah Terkait Corona

LOGOS TNbadge-check

TN.MAKASAR l — Pernyataan Yurianto selaku Jubir Satuan Tugas Penanganan Pandemic COVID-19 “Yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya.” – langsung menjadi viral. Karena kata-kata tersebut akhirnya menimbulkan perdebatan. Betulkan orang miskin sumber penyakit COVID-19? Ini adalah anggapan yang bias kelas, dan harus dibantah secara objektif.

Hal tersebut mengharuskan DPD SEKBER WARTAWAN INDONESIA (SWI) Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan pernyataan pengutukan terhadap bahasa yang dilontarkan oleh Yurianto.

Menurut Rintoh Rachim, selaku Ketua DPD SWI Sulawesi Selatan mengataksn, bahwa tidak sepatutnya seorang yang berpendidikan dan berpangkat seperti dia mengeluarkan bahasa yang menyinggung persoalan strata sosial masyarakat.

“Jikalau memang pemerintah menganggap si miskin sebagai penyebar wabah corona di Indonesia, apa landasan dasarnya? Justru ketika seluruh negara menutup akses dari luar, Indonesia malah tetap membiarkan TKA Cina datang kenegara kita. Padahal sumber awal virus tersebut justru dari Cina,” ungkap Rintoh, sabtu (4/4/2020).

Lebih jauh Rintoh mengatakan, bahwa ia mengecam keras pernyataan jubir pemerintah terkait corona tersebut.

“Dan saya harap, pemerintah tidak boleh memberikan pernyataan yang membuat blunder. Karena kalau rakyat sudah marah, nanti bisa bahaya…” tutup Rintoh.*** (Dim)

 

Baca Lainnya

Pergerakan Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Polres Jember Gelar KRYD

30 Maret 2026 - 10:02

Khofifah Turun Langsung Tinjau Banjir di Pasuruan, Bawa Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

30 Maret 2026 - 07:47

Pemkab Sidoarjo Teken PKS Kelola Sampah Jadi Listrik, Subandi: Solusi Nyata dan Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 07:43

Depok Bakal Kembali ber-UHC pada Juni 2026

28 Maret 2026 - 17:27

News Trending DEPOK