Menu

Otomatis

DAERAH

Di Garut Jawa Barat, Rumah Penerima Program PKH Di Labelisasi

LOGOS TNbadge-check

Di Garut Jawa Barat, Rumah Penerima Program PKH Di Labelisasi Perbesar

Suasana kegiatan Labelisasi penandaan rumah warga penerima PKH di Desa Sukarame. (Photo-Ist)
Garut, transnews.co.id- Sejumlah pemilik rumah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) beberapa desa di kabupaten Garut Jawa Barat, Senin (4/5/2020) di pasangi labelisasi dengan cara menandai rumah dengan tulisan penerima PKH.

Di Desa Sukarame Kecamatan Caringin misalnya, realisasi pemasangan stiker PKH dilakukan oleh Pemerintah Desa Sukarame didampingi Camat Caringin serta pendamping program PKH dan Binmas setempat.

Menurut Kades Sukarame Yanti Susilawati SSt usai melakukan labelisasi di Kantor Desa Sukarame, Senin (4/5/2020) menjelaskan, pendataan penerima manfaat program PKH ini tahun 2010.

Kata Yanti,mungkin saja penerima PKH 10 tahun yang lalu ekonominya kurang dan masuk kriteria yang harus di bantu oleh pemerintah dan setelah 10 tahun lamanya distimulan dengan bantuan dari Pemerintah, ekonominya jadi berubah.

“Insyaallah yang sudah tidak layak menerima Program PKH secepatnya bisa di graduasi dan di ganti dengan yang lebih layak menerima di wilayah,” jelas Yanti.

Hal serupa juga di lakukan labelisasi sample penandaan kepada rumah penerima program PKH di desa Sukamulya Kecamatan Talegong.

Di Desa Sukamulya, kata Kades Sahman, labelisasi penandaan rumah penerima program PKH di pusatkan sementara di blok Cipasang.

Kata Sahman, kegiatan Labelisasi penandaan rumah warga penerima PKH di desanya baru sample saja.

“Ini mah baru sementara pembukaan atau semple aja dulu paling ada juga kurang lebih 17 KK, dari 354 penerima,”ujar Sahman.

Sahman berharap, dengan adanya labelisasi,jumlah penerima PKH berkurang dan yang sudah tidak layak menerima punya kesadaran sendiri untuk menolak bantuan, sehingga bisa di ganti dengan yang lebih berhak menerima,”ucap Sahman.

Ditempat terpisah Ketua Umum Sekaligus pendiri Forum Masyarakat Peduli Desa Jabar, Asep D Nasrudin, S.Sos, saat di hubungi Via Selular, Senin sore, mendukung atas upaya pemerintah melakukan labelisasi rumah warga penerima program PKH.

Menurutnya, selain lebih mudah mendata terhadap perubahan ekonomi warga, diharapkan warga penerima juga sadar diri jika memang sudah tidak layak menerima program dan bisa digantikan oleh warga lain yang betul betul memang harus menerimanya.

“Banyak memang dan ini fakta, sering terjadi kecemburuan sosial antar warga penerima program dengan warga yang lebih berhak. Nah ini kesempatan untuk mendata ulang agar tidak terjadi fitnah yang berkelanjutan,”pungkasnya. (Nana) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemkot Depok Bayar UGK Pelebaran Jalan Sawangan Rp58 M

15 Sep 2026 - 21:52 WIB

Pemkot Depok Bayar UGK Pelebaran Jalan Sawangan Rp58 M

Cegah Kepanikan Megathrust, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Literasi Informasi Bencana

14 Sep 2026 - 21:10 WIB

Cegah Kepanikan Megathrust, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Literasi Informasi Bencana

Pengamat Sebut Layanan Biskita Depok Tak Menyasar Masyarakat Kelas Bawah

14 Sep 2026 - 11:50 WIB

Pengamat Sebut Layanan Biskita Depok Tak Menyasar Masyarakat Kelas Bawah

​BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Edukasi Estetika Berbasis Sains

12 Sep 2026 - 19:04 WIB

​BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Edukasi Estetika Berbasis Sains

Peringati Harpelnas, Asasta Depok Adakan Asasta Fun Run 2026

12 Sep 2026 - 18:47 WIB

Peringati Harpelnas, Asasta Depok Adakan Asasta Fun Run 2026

Tirta Asasta Perluas Cakupan Pelayanan Air Bersih Melalui Pembangunan IPA

12 Sep 2026 - 18:44 WIB

Tirta Asasta Perluas Cakupan Pelayanan Air Bersih Melalui Pembangunan IPA
Trending di DEPOK