Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

DPC PDI Perjuangan Garut, Sumbang Sembako dan Rutilahu Dua Janda Tua di Bungbulang

LOGOS TNbadge-check

Rumah Mak Mae saat di kunjungi Ketua DPC PDI Perjuangan Kab Garut. (Photo-Ist)

Garut, TransNews.co.id-Rumah Mak Enar warga Kampung Ciketer Desa Bojong Kecamatan Bungbulang Garut Jawa Barat di kunjungi Ketua DPC PDI Perjuangan,Yuda pada Senin (10/8/2020).

Kedatangan Yuda yang juga anggota DPRD Garut ke rumah Mak Enar ini untuk membantu memberikan Tali Asih berups sembako. Karena Mak Emar hidup sendirian di gubuk kecil yang sangat tidak layak huni.

Emak Enar memang sulit mendapatkan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (rutilahu) dari APBD, karena rumah tinggalnya berdiri di atas tanah orang lain.

Melihat kondisi tersebut DPC PDI Perjuangan langsung mengumpulkan unsur Pemerintahan Desa Bojong dan Kecamatan Bungbulang tujuannya agar menggerakkan gotong royong untuk membangun rumah Mak Enar yang memang sangat tidak layak di huni.

Dalam pertemuan itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Garut menyumbang uang sebesar Rp.2.000.000 kepada Mak Enar, yang dititipkan di Pemerintahan Desa Bojong dan pemerintahan kecamatan Bungbulang, agar gotong royong bisa disegerakan oleh Pemerintah Desa dan pemerintah Kecamatan.

Selain Mak Enar, Ketua DPC PDI Perjuangan juga mengunjungi rumah Mak Mae, janda tua sebatang kara yang tinggak di Kampung Tegal masih dikecamatan Bungbulang.

Nasib Mak Mae sama dengan Mak Enar tinggal di gubuk di atas tanah orang lain dan sudah tidak layak huni.

Mak Mae, sampai saat ini bekerja sebagai buruh tani dan mencari kayu untuk ditukar dengan sembako. Padahal usianya sudah sangat tua Mak Mae kelahiran tahun 1935.(Chrystian) Editor:Nas

Baca Lainnya

Festival Musik Patrol Sidoarjo 2026 Meriah, Grup Coba Lagi Sedati Raih Piala Bergilir Bupati

16 Maret 2026 - 04:20

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Berjalan Optimal 

16 Maret 2026 - 04:17

Khatmil Qur’an Pemprov Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Ibadah dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Maret 2026 - 22:30

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

News Trending DAERAH