Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Desa Wisata Kp Tipar Kota Sukabumi Diresmikan Wagub Jabar

LOGOS TNbadge-check

Kota Sukabumi,transnews.ci.id-Desa Wisata Kampung Tipar di Lapangan Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi Jawa Barat diresmikan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Sabtu (26/9/2020).

Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi Raden Koesoemo Hutaripto dalam laporannya mengatakan, Desa Wisata Kampung Tipar bertujuan melestarikan dan menjaga kearifan lokal melalui seni budaya tari dan silat.

“Karang Taruna sendiri berperan melalui kegiatan sosial di masyarakat,”ujar Koesoemo dihadapan Wagub.

Wagub Uu mengatakan, saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar berupaya menggeliatkan kembali perekonomian di masa pandemi COVID-19, salah satunya melalui program Desa Wisata yang dalam pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Desa Wisata adalah sebuah potensi yang ada di Jawa Barat, karena Jawa Barat banyak sekali potensi wisatanya,” ucap Kang Uu.

Ia menambahkan, Desa Wisata terdiri dari berbagai macam jenis pariwisata, mulai dari wisata bahari (laut), jabali (pegunungan), religi (keagamaan), hingga seni dan budaya seperti Kampung Tipar.

Ditegaskan Wagub, Pemda Provinsi Jabar pun mendorong hadirnya 10 Desa Wisata/ satu kabupaten/kota sepanjang tahun ini. Selain meningkatkan keunggulan pariwisata Jabar,program ini juga bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Pertama, meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) sehingga meratanya ekonomi masyarakat. Kedua, adanya unsur kebahagiaan. Yang ketiga, melestarikan seni budaya tradisional Sunda,” katanya.

Menurutnya seni budaya Sunda ini merupakan pilar moral, pilar seni budaya untuk menahan seni dan budaya (asing) yang tidak sesuai dengan karakter keperibadian dan agama masyarakat Jawa Barat.

Wagub berharap Kampung Tipar maupun pencinta dan pegiat seni Sunda lainnya bisa terus berinovasi sehingga seni Sunda dicintai oleh generasi muda.

“Oleh karena itu, insan-insan seni dan budaya Sunda harus berkolaborasi dengan berbagai macam (komunitas), tetapi tidak menghilangkan jati diri seni Sunda itu sendiri,” demikian Wagub. (Ris) Editor:Nas

Baca Lainnya

Sambut Kunjungan Zulkifli Hasan, Ketua DPRD Jepara Dorong Sinergi Ketahanan Pangan

11 Maret 2026 - 03:26

Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,7 Miliar ke Nganjuk, Sasar Lansia, Disabilitas hingga Penguatan Desa

11 Maret 2026 - 03:20

BBPJN Targetkan 550 Lubang Jalan Nasional Rampung Jelang H-10 Lebaran

11 Maret 2026 - 03:18

Mayat Pria Bertato Segitiga Ditemukan Mengapung di Perairan Kembang, Jepara

10 Maret 2026 - 09:43

News Trending DAERAH