Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Camat Caringin Garut Ripan Mulyadi: Waspadai Riset ITB Soal Tsunami

LOGOS TNbadge-check


					Camat Caringin Garut Ripan Mulyadi: Waspadai Riset ITB Soal Tsunami Perbesar

Suasana pelatihan Kader Posyandu di Desa Caringin, Sabtu kemarin.(Ist)

Garut, TransNews.co.id-Camat Caringin Kabupaten Garut Jawa Barat Ripan Mulyadi,AP kembali menghimbau kepada masyarakat di kecamatan Caringin agar mewaspadai hasil riset TTB soal tsunami disepanjang pantai selatan.

Hal itu diutarakan Ripan saat menghadiri pelatihan Kader Posyandu, Pengendalian TBC Menuju Eliminasi Tahun 2030 di Aula Desa Caringin,Sabtu (3/10/2020).

“Mari kita waspadai berita hasil riset ITB Bandung soal prediksi akan terjadi Gempa bumi dan Tsunami di Pantai Selatan,”kata Ripan.

Ripan mengajak masyarakat menyikapinya dengan bijak dan perhatian dan tidak mengabaikan untuk selalu ingat hasil riset tersebut.

“Semoga Gempa dan Tsunami itu tidak terjadi, kemudian juga selalu perhatikan Protokol Kesehatan,selalu gunakan Masker jangan lupa ingatkan kepada semua warga Kader,”ungkap Ripan.

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Rudani,S,Kep, pada pelatihan itu menyampaikan arahannya kepada Kader PMO untuk mengikutinya dengan seksama dan penuh perhatian.

“Supaya tujuan Pemerintah dalam Pengendalian TBC menuju Eliminasi Tahun 2030 ini bisa tercapai,”ujarnya seraya menandaskan mari kita Petik Ilmu dari Pemateri untuk kita terapkan kepada seluruh masyarakat di masing masing Pos Yandu.

Narasumber H.Atik Rahmat,S.Sos,SKM, M,Kes dari Dinas Kesehatan Garut dalam paparannya mengatakan setiap menit di seluruh Dunia kasus meninggal dunia karena Penyakit menular cukup tinggi, baik itu karena Pandemi COVID 19 atau karena TB.

“Maka pembekalan pengetahuan para Kader Pos Yandu sangat perlu untuk menuju Desa Siaga Aktip sehingga menuju Eliminasi Tahun 2030 bisa tercapai,” paparnya.

Atik menegaskan,para Kader Pos Yandu harus tanggap hadapi masyarakat di Pos Yandu masing masing persiapkan Dokumentasi Pelatihan ini sebaik mungkin,”pungkasnya. (Nana) Editor:Nas

Baca Lainnya

Bupati Sidoarjo Sidak RTLH di Taman, Salurkan Bantuan Sosial dan Jaminan Kesehatan

11 April 2026 - 20:38

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Madiun Dikebut, Progres Lampaui Target

11 April 2026 - 20:34

Musda VI JSIT Indonesia Daerah Kota Depok: Fenny Nisdawati Sah Menjadi Ketua Baru

11 April 2026 - 18:51

Perkuat Sinergi, SWI Sambangi BAZNAS Pusat Matangkan Kerja Sama Strategis

10 April 2026 - 20:46

News Trending NASIONAL