Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

16 Ribu Petani Karangnunggal Tasikmalaya Didaftar Mendapat Kartu Tani

LOGOS TNbadge-check


					16 Ribu Petani Karangnunggal Tasikmalaya Didaftar Mendapat Kartu Tani Perbesar

Petugas BPP Pertanian Karangnunggal Tasikmalaya sedang Upload data Kartu Tani di Kantor BPP Karangnunggal, Selasa (27/10/2020) Photo: Mal.

Tasikmalaya,transnews.co.id-Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) telah meluncurkan Kartu Tani guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy menjelaskan, pada dasarnya kartu tani merupakan kartu debit seperti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Adapun kartu ini digunakan para petani untuk berbagai kebutuhan dan memenuhi keperluan pertaniannya.

Dikatakannya,keberadaan Kartu Tani diharapkan membawa dampak yang positif bagi semua kalangan. Tidak hanya bagi pemerintah dan pihak terkait saja, melainkan yang paling penting adalah manfaat bagi para petani,” ujar Sarwo Edhy, melalui rilis tertulis,belum lama ini.

Dengan memiliki Kartu Tani, terang Sarwo Edhy, pertama mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi.

“Pupuk merupakan komponen penting dalam sebuah pertanian, maka dari itu ketersediaan pupuk adalah hal mutlak,”katanya.

Di Tasikmalaya Jawa Barat Balai Penyuluhan Pertanian kecamatan Karangnunggal para petaninya paling terbanyak yang sudah mendapat Kartu Tani.

Kepala BPP UPT Pertanian kecamatan Karangnunggal,Sunardi diruang kerjanya Selasa (27/10/2020) mengatakan, pihaknya sudah meng Uploud sekitar 16.000 orang data M3 petani ke Kementrian Pertanian.

“Dari 16 ribu Kartu Tani yang di daftar yang baru mendapat Kartu Tani sekitar 3.600 petani. Kendati begitu proses masih terus berjalan,”kata Sunardi.

Ditempat terpisah Kepala UPT BPP Pertanian kecamatan Cipatujah, Aap, mengungkapkan untuk kecamatan Cipatujah, data pertama yang sudah keluar Kartu Tani sebanyak 1988.

“Sedangkan yang masih di Uploud untuk tahun 2021 baru sementara sudah mencapai 9505 Kartu Tani,” pungkasnya.(Mal/Nop) Editor:Nas

Baca Lainnya

Halal Bihalal DPD Partai NasDem Jember Dari Silaturahmi ke Tekad Besar Mewujudkan Perubahan Nyata

12 April 2026 - 12:59

Bupati Sidoarjo Sidak RTLH di Taman, Salurkan Bantuan Sosial dan Jaminan Kesehatan

11 April 2026 - 20:38

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Madiun Dikebut, Progres Lampaui Target

11 April 2026 - 20:34

Musda VI JSIT Indonesia Daerah Kota Depok: Fenny Nisdawati Sah Menjadi Ketua Baru

11 April 2026 - 18:51

News Trending DEPOK