Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dikeluhkan Petani Cipatujah, Irigasi Tertimbun Longsor Dinas PSDA Cicing Wae

LOGOS TNbadge-check


					Dikeluhkan Petani Cipatujah, Irigasi Tertimbun Longsor Dinas PSDA Cicing Wae Perbesar

Crew TransNews sedang konfirmasi terkat irigasi lonsor di Kantor UPTD SDA Tasikmalaya.(Ist)


Kab Tasikmalaya,transnews.co.id-Para petani di delapan desa kecamatan Cipatujah menjerit karena sawahnya tidak teraliri air akibat saluran irigasi Padawaras di Kp Cikareo Desa Bantarkalong Cipatujah Tasikmalaya tertimbun longsor.

Menurut Ade Suparno, petugas SUB Cabang Dinas SDA UPTD Ciwulan Cikaengan Cilaki diruang kerjanya Senin (2/11/2020) menjelaskan longsoran material yang menimbun saluran irigasi kisaran 50 meteran, ketebalan materialnya sekitar 8 meter.

“Akibat longsor saat ini hanya 15 persen saja sawah petani yang teraliri air. Di musim tanam sekarang ini sebagian yang belum teraliri air hanya bisa pasrah dan berharap, kasihan petani,”kata Ade.

Ade Suparno mengaku tidak bisa berbuat banyak karena untuk mengangkat material longsor harus menggunakan alat berat.

“Saya hanya berharap kepada dinas agar secepatnya untuk membantu para petani supaya Irigasi Padawaras yang mengaliri air 1.260 hektar sawah yang mencakup 8 desa bisa segera terairi kembali,”ungkapnya.

Bahkan Ade bersama 12 anggota yang ada di SUB Cabang merasa bingung dengan janji dinas yang sampai saat ini belum kunjung tiba dan cek lokasi longsor.

“Kita kebigungan karena hingga saat ini tim dari Dinas belum juga ada kroscek ke lokasi irigasi yang longsor,”katanya.

Sejumlah petani menuding Dinas PSDA tidak perduli atas apa yang di canangkan oleh pemerintah dalam hal ketahanan pangan Nasional yang di kampanyekan presiden RI.

“Kami nilai Dinas PSDA kurang peka terhadap keluhan petani.Saat ini tiba musim tanam, Air tidak mengalir karena irigasi tertimbun longsor. Dinas cicing wae teu malire.(Orang Dinas Cuek diam saja dan masa bodo), ” kata Hardi seorang petani Kp Cikareo dengan logat sundanya.(Mal/Nop)Editor:Nas

Baca Lainnya

Halal Bihalal DPD Partai NasDem Jember Dari Silaturahmi ke Tekad Besar Mewujudkan Perubahan Nyata

12 April 2026 - 12:59

Bupati Sidoarjo Sidak RTLH di Taman, Salurkan Bantuan Sosial dan Jaminan Kesehatan

11 April 2026 - 20:38

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Madiun Dikebut, Progres Lampaui Target

11 April 2026 - 20:34

Musda VI JSIT Indonesia Daerah Kota Depok: Fenny Nisdawati Sah Menjadi Ketua Baru

11 April 2026 - 18:51

News Trending DEPOK