Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Menggiurkan, Budidaya Jangkrik Ala Nurjamil

LOGOS TNbadge-check


					Menggiurkan, Budidaya Jangkrik Ala Nurjamil Perbesar


Garut, TransNews.co.id-Jangkrik sejak dulu jika dibudidayakan memang cukup menjanjikan bila dikembangkan untuk menopang tambahan ekonomi bahkan budi daya Jangkrik bisa juga untuk menyerap tenaga kerja.

Setidaknya itulah yang dilakukan Nurjamil,seorang Kepala Sekolah di SDN 4 Sukarame Caringin Garut ini.

Nurjamil, SPd, saat didatangi di kediamannya,Sabtu (14/11/2020) dibilangan Kp Cibungur Desa Sukarame Caringin Kab Garut,mengungkapkan budi daya ternak jangkrik sudah ditekuninya sejak 1 tahun lalu

Merintis budidaya ternak jangkrik,kata Nurjamil untuk pakan burung Murai yang di harapkan bisa menginspirasi orang lain serta menghindari kejenuhan dimasa sulit karena Pandemi Covid.

“Hasil budidaya jangkrik dimanfaatkan pula untuk pakan burung sebagai pengembangan Pemberdayaan Penangkaran Burung Murai,”ungkap Nurjamil, sambil memperlihatkan jangkrik dan burung Murainya.

Nurjamil yang akrab di panggil Abah Nurjamil ini menuturkan,harga jual jangkrik untuk Pakan Burung Murai saat ini cukup mahal. Kalau harga eceran per Kg Rp.100 ribu,paling murah Rp 80 ribu /Kg.

“Produksi yang kami hasilkan perbulan baru 60 Kg, sedangkan harga borongan untuk Kios Pengecer diatas 10 Kg bisa dengan harga Rp 40 rb sampai dengan harga Rp 55 ribu/Kg,”terangnya.

Dikatakan Nurjamil, memang hasil budidaya ternak jangkrik cukup menggiurkan dan menjajikan, kendati begitu tata cara pembudidayaannya harus banyak belajar, Ulet serta ada di siplin ilmu tertentu, karena Jangkrik tidak seperti kebanyakan hewan yang lain.

“Kedepannya hasil Produksi budidaya jangkrik ditarget 2 Kwintal/perminggu supaya permintaan pasar terpenuhi, karena saat ini permintaan Pasar tidak terpenuhi akibat Stok Jangkrik hanya cukup untuk usaha Penangkaran Burung Murai yang Kami kelola saat ini,”harap Nurjamil.

Dia mengungkapkan,sekarang kami hanya mengelola modal sendiri dan harus berkembang menjadi besar.Selain ternak jangkrik, kami juga akan menggarap budidaya ternak Ulat Hongkong untuk pakan berbagai macam burung yang baru saja selesai ujicoba.

Nurjamil berharap dengan memberdayakan bidang usaha ini nantinya bisa menyerap tenaga kerja para Pemuda di Desa Sukarame.

“Dengan berusaha keras apa yang menjadi target usaha kami bisa bermanfaat bagi orang banyak,khususnya membuka lapangan kerja baru,”pungkas Nurjamil. (Rus) Editor:Nas

Baca Lainnya

Festival Musik Patrol Sidoarjo 2026 Meriah, Grup Coba Lagi Sedati Raih Piala Bergilir Bupati

16 Maret 2026 - 04:20

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Berjalan Optimal 

16 Maret 2026 - 04:17

Khatmil Qur’an Pemprov Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Ibadah dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Maret 2026 - 22:30

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

News Trending DAERAH