Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

TNI/POLRI

Korem 071/Wk Gelar Katpuan Komsos

LOGOS TNbadge-check

Banyumas,transnews.co.id |Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam berkomunikasi sosial dengan masyarakat maupun seluruh komponen bangsa, sebagai Komando Kewilayahan, Korem 071/Wijayakusuma menggelar Peningkatan Kemampuan Komunikasi Sosial (Katpuan Komsos), Senin (18/3/2019) di Gedung Pertemuan A.Yani Makorem 071/Wk Sokaraja, Banyumas.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam amanat tertulisnya yang disampaikan Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd., menyampaikan, pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta informasi yang semakin maju, telah mempengaruhi dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, dan cara berbipikir masyarakat. Karena itu, dalam merebut hati masyarakat perlu membangun pola dan motivasi yang lebih komunikatif.

“Katpuan Komsos, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam berkomunikasi sosial dengan masyarakat maupun seluruh komponen bangsa”, terang Danrem.

Disampaikan Danrem bahwa, Kodam IV/Diponegoro memiliki semboyan “Diponegoro unggul bermental juara”, yang bermakna dalam setiap sanubari prajurit Diponegoro diharapkan tertanam semangat untuk selalu dapat meraih keberhasilan dalam setiap tugas yang diemban dan selalu berusaha menghindari kekalahan dan pelanggaran.

“Terkait hal tersebut, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma yakni kodrat seorang prajurit terlahir sebagai seorang perintis bukan sebagai pengekor. Karenanya, seorang prajurit harus mampu bekerja, berpikir dan bertindak cerdas, banyak melihat, belajar dan memahami sehingga seorang prajurit memiliki banyak solusi dalam mengatasi berbagai macam persoalan”, ungkapnya.

 

Disamping itu, lanjut Danrem. Prajurit harus mampu menerima dan menyimak perintah dengan cerdas. Karena dengan menyimak akan mampu memahami dan menganalisa informasi yang di dapat, jadilah pendengar yang baik dan dapatkan sesuatu lalu berikan sesuatu. Tingkatkam pergaulan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi. Menjaga kredibilitas diri dan keluarga, gunakan medsos dengan baik dan bijak, pedomani undang-undang Informasi Transaksi dan Elektronik (ITE) dalam penggunaan media sosial dalam bekerja dikantor dan di kehidupan keluarga.

“Dalam penanganan radikalisme diwilayah, ada dua pendekatan yang dapat dilakukan yakni witing tresno jalaran soko kulino dan peran apintel serta apkowil harus selalu berkolaborasi secara tehnis dilapangan termasuk dengan elemen masyarakat lainnya”, jelasnya.

Penulis: agus/herry

Baca Lainnya

Mayat Pria Bertato Segitiga Ditemukan Mengapung di Perairan Kembang, Jepara

10 Maret 2026 - 09:43

Polsek Kalinyamatan Evakuasi Jasad Anak 10 Tahun yang Tenggelam di Sungai Setanjung

10 Maret 2026 - 03:52

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

News Trending DAERAH