Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Bupati Purwakarta Bagikan Puluhan Gerobak Angkringan

LOGOS TNbadge-check


					Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Bupati  Purwakarta Bagikan Puluhan Gerobak Angkringan Perbesar

Suasana penyerahan gerobak angkringan oleh Bupati Purwakarta. (Ist)

Purwakarta,transnews.co.id-Untuk memulihkan ekonomi di saat kondisi Pandemi, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) membagikan 60 gerobak angkringan kepada warga yang tersebar di 17 kecamatan di wilayah tersebut.

Pembagian dilakukan secara simbolis oleh Bupati Purwakarta di SKB Purwakarta, di Jalan Purnawarman, Senin 5 hari lalu.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, pembagian bantuan ini sebagai upaya Pemkab Purwakarta dalam pemulihan ekonomi warga saat pandemi.

“Gerobak dibagikan kepada pedagang keliling ataupun yang mangkal, ada dua jenis pembagian yakni bagi calon pedagang merupakan upaya cipta kerja dan yang ke dua merupakan yang sudah bejualan namun gerobaknya sudah tidak layak dan diganti dengan yang baru,” kata Ambu Anne.

Saya berharap bantuan ini menjadi upaya positif dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Ada sebanyak 60 unit gerobak disebar hampir di semua kecamatan di Purwakarta.

“Yang daftar jauh lebih banyak, namun mengingat anggaran yang tidak cukup, maka kami baru bisa mengakomodir 60 pedagang,” tuturnya.

Menurutnya, kondisi UKM sekarang relatif cukup bertahan meski sebagian ada yang masih terdampak, seperti pedagang yang ada disekitar lokasi wisata.

Bupati mengungkapkan seperti diketahui beberapa tahun lalu promosi wisata masih gencar seperti pedagang yamg berada di lokasi Situ Buleud itu masih terdampak karena mereka masih berharap dengan adanya Air Mancur Sri Baduga yang hari ini masih tutup.

“Meski begitu pedagang di beberapa kecamatan lainnya masih bertahan,” demikian Ambu Anne.(fuljo) Editor:Nas

Baca Lainnya

Festival Musik Patrol Sidoarjo 2026 Meriah, Grup Coba Lagi Sedati Raih Piala Bergilir Bupati

16 Maret 2026 - 04:20

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Berjalan Optimal 

16 Maret 2026 - 04:17

Khatmil Qur’an Pemprov Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Ibadah dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Maret 2026 - 22:30

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

News Trending DAERAH