Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Supaya Berkembang, DPMD Jabar Akan Sekolahkan 200 Pengurus BUMdes

LOGOS TNbadge-check


					Supaya Berkembang, DPMD Jabar Akan Sekolahkan 200 Pengurus BUMdes Perbesar

Kota Bandung, TransNews.co id-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat akan menyekolahkan 200 desa dalam Program Sekolah BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) tahun ini.

“Sekolah Bumdes merupakan salah satu upaya dalam mendorong seluruh desa di Jabar memiliki BUMDes,” ujar Kepala Dinas PMD Jabar Bambang Tirtoyuliono di Bandung, Rabu (17/2/2021).

Bambang mengungkapkan saat ini dari 5.312 desa di Jabar baru 4.921 desa yang memiliki Bumdes namun tidak semuanya aktif.

“Jadi sekolah itu akan menghadirkan pengurus BUMDes bahkan dengan kepala desa yang diberikan pelatihan pengelolaan usaha agar BUMDes berkembang,” terangnya.

Menurut Bambang, ke 200 desa tersebut akan dikelompokkan sesuai dengan potensi usaha mereka kedalam kelompok pertanian dan non pertanian.

Pihaknya akan menyusun kriteria untuk disampaikan pada pemerintah kabupaten. Selanjutnya pemerintah kabupaten akan menunjuk desa mana yang sesuai dengan kriteria.

“Nanti sekolahnya ada offline dan online di mix dengan sekolah lapangan. Tempatnya bisa di Disnakertrans dengan protokol kesehatan,” katanya.

Jika program berhasil, Bambang menargetkan 2023 setidaknya semua desa di Jabar sudah memiliki BUMDes.

“Soal BUMDes kami dukung dorong untuk segera dibentuk yang targetnya 2023 nanti, 5.312 desa punya BUMDes,” ucapnya.

Kondisi pandemi saat ini,sambungnya sendi perekonomian yang masih bisa bertahan itu UMKM dan ketahanan pangan. Bicara tentang ekonomi, salah satunya kelembagaan BUMDes. Sejauh ini, BUMDes di Jabar menjalankan sembilan jenis usaha.

Di perdagangan, pertanian, simpan pinjam, wisata, pasar desa, kerajinan, dan transportasi. Porsi yang paling banyak usahanya di bidang perdagangan dan jasa ada 63 persen.

Pemasaran soal BUMDes, menjangkau lokal desa sebesar 75 persen, regional dan kabupaten lainnya. Pihaknya akan mendorong BUMDes menjadi sarana untuk mengisi produk UMKM atau para pelaku usaha dari sisi pemasaran.

“Artinya dengan digitalisasi dengan fasilitas internet dengan marketplace BUMDes ini bisa melakukan kegiatan usahanya,” pungkasnya.(*)
Sumber: bisnis.com
Editor: Nas

Baca Lainnya

Perumda Kahuripan Pastikan Layanan Air Bersih Selama Cuti Bersama Idul Fitri

4 Maret 2026 - 04:39

Rumah Warga Sedati Diterjang Puting Beliung, Subandi Turun Tangan: Atap Diperbaiki, Anak Korban Diberi Beasiswa

4 Maret 2026 - 03:59

Tinjau TPST Desa Gede, Subandi: Pengelolaan Sampah Bisa Tekan Pengangguran

4 Maret 2026 - 03:56

Kominfo Jatim Gandeng Universitas Dinamika Surabaya, Genjot Talenta Digital dan Keamanan Informasi

3 Maret 2026 - 19:14

News Trending DAERAH