Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Kapolda Jatim Bersama Pemuka Agama Kolaborasi Berantas Narkoba di Lingkungan Ponpes

LOGOS TNbadge-check


					Kapolda Jatim Bersama Pemuka Agama Kolaborasi Berantas Narkoba di Lingkungan Ponpes Perbesar

Surabaya, Transnews.co.id-Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama pemuka agama dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Timur, berkolaborasi dalam pemberantasan Narkoba, khususnya di lingkungan pesantren.

Hal tersebut mendapat respon positif dari pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, yang sekaligus sebagai Ketua PWNU Jatim, KH. Marzuqi Mustamar.

Marzuki mendukung penuh upaya pemerintah, yang bersinergi dengan Kepolisian, Kejaksaan, TNI dan pihak-pihak lain untuk perang terhadap Narkoba, menangkap dan menindak pelaku Narkoba.

“Generasi harus sehat, generasi harus kuat, dan perang terhadap Narkoba adalah bagian penting dari Ikhtiar untuk mewujudkan bangsa yang kuat, yang kokoh, dan generasi yang sehat lahir batin,” jelas KH. Marzuqi usai mengikuti kegiatan pemusnahan barang bukti di Mako Polda Jatim,belum lama ini.

Menurutnya yang telah dilakukan oleh kepolisian sudah bagus ada sekian ribu barang bukti telah di musnahkan, dan disaksikan sendiri oleh beliau.

“Ada sekian ribu barang bukti Narkoba, sekian ribu liter minuman keras di musnahkan, saya melihat sendiri ada 2.205 pelaku Narkoba yang ditangkap sejak tiga bulan ini. Terimakasih kepada bapak Nico selaku Kapolda Jawa Timur,” ujaranya.

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, KH, Agus Ali Mashuri menambahkan. Ini merupakan bukti bahwa pemerintah kita punya komitmen perang bersama narkoba.

“Belajarlah dari masa lalau, hiduplah masakini, dan rencanakan masa depan. Kita semua punya kesepakatan, perang dengan narkoba, agar Republik ini benar-benar mampu tampil melindungi rakyatnya dari narkoba,” tambahnya.

Dengan adanya sinergitas antara Kepolisian, TNI, Kejaksaan, dengan Pemuka Agama dan Pengasuh Pondok Pesantren ini, diharapkan dapat menjadi pelecut oleh Kepolisian untuk memberantas sel-sel atau jaringan Narkoba dimanapun berada, bahkan di lingkungan Pesantren,”pungkasnya.(HD) Editor:Nas

Baca Lainnya

Hadiri Operasi Pasar Murah Jepara, Ketua DPRD Dorong Pemerintah Tetap Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

12 Maret 2026 - 20:28

Kuasa Hukum HS Layangkan Somasi Keras Terhadap Kasno

12 Maret 2026 - 20:06

Jelang Mudik Lebaran, Polda Jateng Siagakan 28.980 Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Candi 2026

12 Maret 2026 - 19:45

Ingatkan ASN, Sekda Depok: Fasilitas Negara Bukan untuk Keperluan Mudik!

12 Maret 2026 - 19:34

News Trending DEPOK