Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Komisi A DPRD Jatim Siap Fasilitasi Dana Pengembangan BUMDes

LOGOS TNbadge-check


					Komisi A DPRD Jatim Siap Fasilitasi Dana Pengembangan BUMDes Perbesar

Sidoarjo, Transnews.co.id-Komisi A DPRD Jawa Timur melakukan kunjungan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Pemkab Sidoarjo, Jumat (16/4/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi A ingin mengetahui potensi-potensi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di tengah pandemi covid-19.

Kunjungan dipimpin langsung Ketua Komisi A, Mayjen TNI (purn) Istu Hari Subagio, dan Wakil Ketua Hadi Dediansyah.

Istu Hari Subagio mengatakan, pandemi Covid-19 telah membebani masyarakat setahun lebih, sehingga membuat tata kelola ekonomi, budaya, dan kesehatan tidak terkendali.

“Bahkan berpotensi mematikan ekonomi BUMDes,”katanya.

Komisi A berharap, keberadaan BUMDes di kabupaten Sidoarjo mampu memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Desa (PAD).

Komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan itu siap menfasilitasi dana dan mengawal pengembangan BUMDes.

“Semuanya harus kreatif agar bisa keluar dari ancaman pandemi,” tegas politisi Partai Golkar, disela-sela kunjungannya.

Istu menjelaskan, BUMDes merupakan langkah yang tepat karena akan mempercepat kemandirian desa sehingga ekonomi masyarakatnya akan kuat.

”Kemandirian desa harus diciptakan,” tegasnya.

Dalam rangka membesarkan usaha harus dimulai dari masyarakat itu sendiri yang harus guyub, solidaritas, dan gotong royong harus tampak. Disisi lain, pemerintah desa harus bisa mengatur dengan baik, pengelolaannya harus profesional, berbagai masukan masyarakat harus didengarkan.

“Yang terbaik untuk masyarakat harus dilakukan,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid kelembagaan, bidang Perempuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Pemkab Sidoarjo, Yekti menegaskan, terbentuknya BUMDes murni prakarsa masyarakat desa secara swadaya. Dimana masyarakat bersama pemerintah desa mengumpulkan modal usaha.

Yekti menjelaskan, untuk mendorong BUMDes dalam rangka membantu dengan memberi kontribusi pada pemerintah desa dengan memberikan PAD desa.

Yekti mencatat di Kabupaten Sidoarjo ada 194 BUMDes. Dimana 31 BUMDes maju, 49 berkembang, dan sisanya katagori pemula.

Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sidoarjo Hendro Baskoro menilai masih banyak potensi yang bisa dikembangkan.

“Pertemuan dengan anggota dewan Jawa Timur diharapkan bisa mem-back up program yang berasal dari Sidoarjo untuk mensuport pembangunan desa,”pungkasnya. (HD) Editor:Nas

Baca Lainnya

Wabup Sidoarjo Takziah ke Rumah Duka Balita Korban Terseret Arus Sungai di Kalidawir

13 April 2026 - 20:22

Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ekonomi Nelayan Teluk Aru Akibat Anomali Musim

13 April 2026 - 14:04

Perkuat Soliditas Organisasi, H. Muhamad Sholeh Resmi Pimpin DPD Projo Jawa Timur 2026-2031

12 April 2026 - 18:35

CFD Sidoarjo Kembali Digelar, Layanan Publik dan UMKM Diserbu Warga

12 April 2026 - 18:25

News Trending DAERAH