Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Upaya Pengembangan SDM, Perhutani Jatim MOU Dengan Unej

LOGOS TNbadge-check


					Upaya Pengembangan SDM, Perhutani Jatim MOU Dengan Unej Perbesar

Jember,Transnews.co.id – Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur dan Universitas Jember menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Sumberdaya Hutan di Wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jember.

Naskah Nota Kesepahaman tersebut, di teken langsung oleh Kepala Divisi Regional Jawa Timur, Karuniawan Purwanto Sanjaya dan Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, bertempat di Kampus Universitas Jember, Jumat (30/4/2021).

Dalam kerjasama tersebut disepakati untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi dari lembaga masing-masing untuk bekerjasama dalam kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dalam rangka pengelolaan sumberdaya hutan di wilayah Perhutani KPH Jember.

Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Karuniawan Purwanto Sanjaya mengatakan, untuk mengelola kawasan hutan Perhutani Jawa Timur yang sangat luas, dibutuhkan mitra untuk ikut mengelolanya

“Salah satunya kerjasama dengan perguruan tinggi untuk melakukan kajian dan riset terkait inovasi di bidang kehutanan, termasuk bagaimana mengelola perhutanan sosial,”ujarnya.

Menurutnya, Perhutani saat ini dituntut untuk menjaga kelestarian hutan, memberikan pemasukan bagi negara, sekaligus berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat di sekitar hutan.

“Ada beberapa program perhutanan sosial yang sudah dilakukan antara lain, program penanaman kopi, penanaman tanaman porang, peternakan madu dan sebagainya,” ujarnya.

Karuniawan menambahkan, bahwa untuk menjual produknya diluar negeri, Perhutani harus mengikuti aturan internasional yang menuntut setiap produknya mematuhi aturan kelestarian hutan.

Ia menyebut bahwa produk olahan getah pinus dari Perhutani Jember adalah yang terbaik di Indonesia.

“Namun tentu saja kami tetap butuh masukan dari para pakar termasuk dari Universitas Jember agar produk kami bisa lebih berkembang,” katanya.

Sementara, Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna dalam kesempatan itu menyampaikan, jika Universitas Jember memiliki visi, misi, sarana dan pakar yang mendukung pengembangan bidang pertanian, dan perkebunan termasuk di bidang kehutanan.

Bahkan kata Iwan, pihaknya juga berencana membuka program studi di bidang kehutanan yang akan ditempatkan di Kampus Lumajang, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Iwan menandaskan, kami sudah memiliki pengalaman dalam mengembangkan perhutanan sosial seperti pengembangan kopi di Desa Sidomulyo, bahkan Fakultas Farmasi juga sudah mengembangkan tanaman herbal yang ditanam sela-sela tanaman pokok kehutanan.

“Sedangkan Program Studi Teknik Kimia nanti bisa membantu pengembangan diversifikasi produk pinus,” jelas Iwan.(HD) Editor:Nas

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-477 Jepara, Bupati Jepara Ajak Teladani Perjuangan Leluhur

9 April 2026 - 10:06

DPC PROJO Jember Ikut Serta Sukseskan KONFERDA Malang

8 April 2026 - 20:31

Komisi D DPRD Jatim Kawal Alih Status Jalan, Dorong Akses Mataraman Lebih Layak

8 April 2026 - 20:28

Ponpes Ngalah Pasuruan Rawat Toleransi, Buka Ruang Dialog Lintas Agama

8 April 2026 - 19:48

News Trending DAERAH