Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Polda Jatim Perpanjang Operasi Penyekatan

LOGOS TNbadge-check

Polda Jatim Perpanjang Operasi Penyekatan Perbesar

Surabaya,Transnews.co.id – Polda Jatim memperpanjang operasi penyekatan hingga 24 Mei 2021. Penyekatan dilakukan pada 8 titik dan 6 lokasi di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Lokasi pos penyekatan tersebut terdapat di daerah Pacitan, Ngawi, Magetan, Bojonegoro, Ponogoro dan Tuban. Untuk pos penyekatan daerah Pacitan dibagi menjadi 2 yaitu Pos penyekatan Perbatasan Pacitan – Jogja (Cemeng) dan Pos Penyekatan Perbatasan Pacitan – Wonogiri (Jeruk).

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombespol Gatot Repli Handoko, S.IK pada acara dialog interaktif Dinamika Jawa Timur, Senin (17/5/2021) mengatakan, untuk Pos Penyekatan daerah Ngawi juga di bagi 2,yaitu Pos penyekatan exit toll Ngawi – Solo (Km 579) dan Pos penyekatan Ngawi – Srangen (Mantingan).

Sedangkan Pos Penyekatan Magetan yaitu Magetan – Karanganyar (Cemoro Sewu). Sedangkan pos penyekatan Bojonegoro yakni di Pos cek point Bojonegoro – Cepu (Padangan). Sementara untuk Penyekatan Ponorogo ada di Pos check point Ponogoro – Wonogiri (Badengan) dan untuk penyekatan Tuban ada di Pos check point Tuban – Rembang (Bancar).

Ditambahkan Gatot, tindakan yang dilakukan untuk mengantisipasi arus balik, kendaraan yang keluar dari Jatim arah ke Jateng akan diarahkan menuju pos screening untuk diperiksa terlebih dahulu.

Apabila bertujuan balik,maka akan dikembalikan ke arah Ngawi dengan tetap melaksanakan pengecekan Swab Antigen, danbila positif akan diserahkan ke Satgas gugus tugas Covid-19.

Sebagai informasi, penyekatan 8 titik Provinsi Jatim dan Jateng pada tanggal 6 sampai 16 Mei 2021 lalu, Polda Jatim telah periksa,sebanyak 30.491kendaraan, sedangkan kendaraan yang diputar balik dilaporkan sebanyak 9.474.

Sementara Rapid Tes antigen secara acak dilakukan terhadap 1.250 orang dan telah menindak 5 travel gelap.

Untuk penyekatan di perbatasan Provinsi Jatim dan Bali dilaporkan, ada 6.090 Kendaraan yang sudah diperiksa. Sedangkan kendaraan yang diputar balik sebanyak 587, dan yang telah melakukan Rapid Tes Antigen sebanyak 162 orang.

Dari hasil penyekatan 20 titik rayon yang ada di Jawa Timur,total kendaraan yang sudah diperiksa dari tanggal 6 sampai 16 Mei 2021 sebanyak 255.032, sedangkan kendaraan yang diputar balik sebanyak 44.771, yang telah melakukan Rapid Tes antigen secara acak yaitu sebanyak 3.433, dan telah menindak travel gelap sebanyak 23 orang.

Sementara hasil penyekatan 45 titik exit tol Jawa Timur, kendaraan yang sudah diperiksa yaitu 9.596, sedangkan kendaraan yang diputar balik ada 1.586, dan yang telah melakukan Rapid Tes Antigen sebanyak 873 orang.

“Kami berharap kepada masyarakat dan bersama-sama untuk mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap patuh pada protokol kesehatan. Ini demi kita semua, tetap jaga kesehatan, jaga diri,jaga keluarga dan saling bekerjasama, agar penyebaran covid-19 ini berkurang dan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” harapnya.(HD/HMs) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal Untuk Jasa Pengolahan

25 Sep 2026 - 21:43 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal Untuk Jasa Pengolahan

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

24 Sep 2026 - 11:33 WIB

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

24 Sep 2026 - 10:46 WIB

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar
Trending di DEPOK