Menu ✖

Otomatis

PERISTIWA

Pemkab Sidoarjo Kembangkan Pertanian Urban Farming

LOGOS TNbadge-check

Pemkab Sidoarjo Kembangkan Pertanian Urban Farming Perbesar

Sidoarjo,Transnews.co.id – Berbagai upaya untuk meningkatkan produktifitas pertanian terus dilakukan Pemkab Sidoarjo yakni dengan pengembangan pertanian urban farming.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali S.IP yang akrap disapa Gus Muhdlor mengatakan, bahwa produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Sidoarjo dari sektor pertanian tidak lebih dari 2 persen dan sangat kecil, karena itu diperlukan adanya kerjasama lintas sektoral dalam meningkatkan SDM para petani yang ada di Sidoarjo.

“Disamping itu juga, diperlukan pembinaan bagi para petani agar mampu meningkatkan produksinya,” kata Bupati Gus Muhdlor saat menerima kunjungan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr di pendopo Delta Wibawa, Jumat,(25/5).

Lanjut Gus Muhdlor, sebagai salah satu penyangga ibu kota Provinsi Jatim dibidang pertanian, Kabupaten Sidoarjo harus lebih mengoptimalkan produktifitas pertanian dengan cara melakukan peningkatan SDM petani maupun penyuluh pertanian.

“Kehadiran Kepala BPPSDMP ke Sidoajo dalam upaya meningkatkan produktifitas pertanian dengan melakukan peningkatkan SDM penyuluhnya,”ucap Bupati Gus Muhdlor.

Sementara Gus Muhdlor, melihat masyarakat Sidoarjo saat ini kurang berminat untuk bertani, karena para pemilik sawah lebih senang menjual sawah tahunan (disewakan ke petani lain) sebab mereka beramsumsi akan lebih menguntungkan menjual sawah dibandingkan dengan bertani yang sering mengalami rugi karena hasil produksinya dirasa kurang memuaskan. Semua ini menjadi PR pihaknya untuk merubah paradigma tersebut.

“Kecenderungan itu, merubah paradigma dari pertanian yang seharusnya disawah seperti sekarang ini harus ke urban farming,” tambah Bupati.

Kepala BPPSDMP Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi dalam sambutannya, sangat mendukung pengembangan urban farming yang di lakukan Kabupaten Sidoarjo dan peningkatan kapasitas penyuluh pertanian maupun petani itu sendiri terutama kaum petani milenial.

Disamping itu, urban farming memiliki intensitas produksi yang tinggi meski berlahan sempit, baik intensitas modal maupun teknologinya. Oleh karena itu dibutuhkan SDM yang mumpuni agar hasil produksinya sesuai harapan.

“Ini sebenarnya betul-betul pertanian yang memerlukan presisi tinggi dan memerlukan SDM yang memang struggle dan SDM yang kuat, karena sistim ini tidak memerlukan modal yang banyak dan teknologi yang canggih,”katanya. (HD) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal Untuk Jasa Pengolahan

25 Sep 2026 - 21:43 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal Untuk Jasa Pengolahan

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

24 Sep 2026 - 11:33 WIB

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

24 Sep 2026 - 10:46 WIB

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar
Trending di DEPOK