Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Dua Wartawan Majalengka Dianiaya, SWI Jabar Usulkan Rembuk Nasional Insan Pers

LOGOS TNbadge-check


					Dua Wartawan Majalengka Dianiaya, SWI Jabar Usulkan Rembuk Nasional Insan Pers Perbesar

Bandung, TransNews.co.id- Penganiayaan, intimidasi dan persekusi terhadap profesi wartawan kembali terulang dan terjadi lagi. Kali ini menimpa dua orang Wartawan di Majalengka Jawa Barat.

Persekusi, Intimidasi dan penganiayaan menimpa Sulaeman Wartawan dari Media Tabloid “Cetak dan Online” Fokus Berita Indonesia (FBI) dan Wartawan Warta Jabar.

Peristiwa tersebut terjadi di Kantor Desa Mekarwangi, Kecamatan Lemah Sugih Kabupaten Majalengka, Jawa Barat,Senin (28/6/2021).

Saat akan melakukan kerja jurnalistiknya malah di intimidasi oleh beberapa Oknum Ormas, bahkan terlihat di dalam video terjadi pemukulan kepada wartawan, hingga menyebabkan luka di bagian wajah dan keluar kata kata binatang yang di ucapkan oleh oknum Ormas kepada wartawan.

Ketua Sekber Wartawan Indonesia (SWI) DPW Jabar Anasrudin Asbuy,S.Sos di kantor Sekretariatnya bilangan Ujungberung Bandung, Selasa (29/6/2021) melalui selulernya menyayangkan kejadian dan perlakuan penganiayaan, intimidasi dan persekusi terhadap profesi wartawan yang terus menerus terulang. Apalagi ini dilakukan oleh oknum Ormas Pemuda Pancasila.

“Ini Polisi atau penegak hukum jangan tinggal diam dan harus cepat dan segera menangkap oknum pelaku dan segera memproses hukumnya,”tegas pria yang disapa Asbuy ini.

Asbuy mendesak agar Kepolisian segera dengan cepat menangkap pelaku dan semua insan pers wajib mengawal proses hukumnya,karena saat ini Profesi wartawan sudah benar benar terancam dan berbahaya,”katanya.

Asbuy menandaskan, SWI Jabar dalam waktu dekat akan mengusulkan kepada semua organisasi Pers sekaligus menggelar rembuk nasional insan pers terkait terus dan seringnya profesi wartawan mendapat ancaman, intimidasi, persekisi, penganiayaan bahkan pembunuhan.

“Kita akan sama sama susun drafnya, kemudian kita sama sama cari solusinya agar kejadian serupa tidak terus melulu terulang,”pungkasnya. (Aks)

Baca Lainnya

Hadiri Halalbihalal Radio Aryo Gema di Detos, Igun Sumarno Tantang Panitia Gelar Event di Alun-alun Kota Depok

6 April 2026 - 22:36

Diskominfo Jatim Serahkan SK Purna Tugas dan Kenaikan Pangkat ASN

6 April 2026 - 17:14

Pemprov Jatim Gelar Ajang Talenta Prestasi Murid 2026, Dorong Lahirnya Generasi Unggul

6 April 2026 - 17:11

Bukan Cuma Soal Teknologi, Peneliti UPER Sebut ‘Izin Sosial’ Vital bagi Proyek Energi

6 April 2026 - 17:05

News Trending NASIONAL