Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Hebat, Pohon Bonsai Karangwangi Cidaun Cianjur Tembus Pasar Singapura

LOGOS TNbadge-check


					Hebat, Pohon Bonsai Karangwangi Cidaun Cianjur Tembus Pasar Singapura Perbesar

Cianjur,Transnews.co.id- Ide kreatifnya memang pantas diacungi jempol, karena dalam suasana pandemi hasil karyanya bisa tembus pasar manca negara gegara mengembangkan berbagai tanaman bonsai.

Namanya Dasep warga Panorama Desa Karangwangi kecamatan Cidaun Cianjur ini boleh dibilang mampu mendiasati ekonomi keluarga dengan tanaman bonsai.

“Alhamdulillah Omset penjualan tanaman bonsai mencapai 20 hingga 30 juta/bulan,” ungkap Dasep saat ditemui di lokasi kebun pengembangan Bonsai bilangan Desa Karangwangi, Kamis (8/7/2021).

Menurut Dasep karyanya ini bisa menembus pasar Jawa, Jambi, Gersik, Lamongan Berebes, bahkan ada yang pesan dari negara Singapura.

Untuk menampung pohan bonsai ini, Dasep membeli ke petani dongkel bisa mencapai harga 500 ribu hingga sampai 1juta/pohon tergantung jenisnya.

Dasep mengungkapkan untuk bisa tembus pasar yang harganya mahal tentunya di dipelihara serta di variasi pohon tesebut jadi indah di pandang,

“Diantara pohon bonsau yang harganya menggiurkan dan mahak seperti pohon kayu Jalitri, Putri Salju,Jasmin,Randu Varigata,”tuturnya.

Dasep mengakui mulai ada ide berjualan bonsai semenjak ada pendemi Covid 19 sejak hampir dua tahun lalu.

“Saat ini pemasaran bonsai melalu sosial media dan melalui agen,”kata Dadep.

Meski begitu belum ada perhatian dari pemerintah dan tida ada ikatan dari kelompok pengrajin karena pengembangan cuma ideu dan kreatif sendiri.

Dasep berharap jejaknya bisa di ikuti oleh pengrajin apapun untuk bisa bertahan untuk memenuhi ekonomi meski dimasa sulit sekarang ini.

Anda tertarik? silahkan ikuti jejak Dasep yang sukses siasati ekonomi dimasa sulit. (Mal/Na)Editor:Nas

Baca Lainnya

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

Jelang Mudik Lebaran 2026, Wagub Emil Pastikan Infrastruktur Jatim Siap dan Layak Dilalui

16 Maret 2026 - 19:40

Basarnas Apresiasi Pemkab Sidoarjo atas Penanganan Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny

16 Maret 2026 - 19:36

Festival Musik Patrol Sidoarjo 2026 Meriah, Grup Coba Lagi Sedati Raih Piala Bergilir Bupati

16 Maret 2026 - 04:20

News Trending DAERAH