Menu ✖

Otomatis

KESEHATAN

Jaga Tren Penurunan Kasus Stunting, Dewan Minta Kewaspadaan dan Perhatian Pemkot

LOGOS TNbadge-check

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Cahyo Siswo Utomo, melakukan kunjungan ke Kelurahan Prada Kali Kendal Surabaya, Kamis (2/12/21) Perbesar

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Cahyo Siswo Utomo, melakukan kunjungan ke Kelurahan Prada Kali Kendal Surabaya, Kamis (2/12/21)

Surabaya, Transnews.co.id – Tingginya kasus stunting pada balita dan bayi baru lahir di Surabaya, mendapat atensi dari anggota DPRD Kota Surabaya. Salah satunya yang terjadi di Kelurahan Pradah Kali Kendal, Surabaya.

Stunting adalah kondisi badan anak yang lebih pendek daripada badan anak seusianya yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi.

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo melakukan kunjungan ke Kelurahan Pradah Kali Kendal, Kamis (2/12). Didampingi oleh Lurah Pradah Kali Kendal, Kepala Puskemas Dukuh Kupang dan Babinsa kelurahan, melihat secara langsung kondisi balita yang mengalami stunting di wilayah tersebut sekaligus memberikan bantuan berupa paket bingkisan, diantaranya sembako, vitamin, susu serta makanan bergizi.

Dalam kunjungan tersebut, Cahyo menyampaikan , bahwa perlu kewaspadaan dan perhatian yang serius terkait adanya kasus stunting di Surabaya, khususnya di Kelurahan Pradah Kali Kendal. Agar tidak semakin membesar dan meluas, sementara tren kasus stunting di Surabaya terus mengalami penurunan dalam lima tahun terakhir.

“Kasus balita stunting di Pradah Kali Kendal perlu diwaspadai dan diperhatikan secara serius, supaya tidak semakin membesar dan meluas mengingat tren kasus stunting di Surabaya dalam lima tahun terakhir mengalami penurunan,” ujarnya.

Selain itu, politisi muda PKS ini menambahkan komitmen walikota terkait masalah stunting di Surabaya tidak hanya diturunkan tetapi targetnya zero stunting. “Target walikota terkait stunting bukan hanya diturunkan angkanya, tapi zero stunting,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Pradah Kali Kendal, Hajar Sulistyono, S.Sos, M.Si menjelaskan, bahwa balita yang mengalami stunting di wilayahnya ada 11 balita. “Total ada 11 balita yang mengalami stunting di kelurahan Pradah Kali Kendal,” ujarnya.

Hajar, turut mengapresiasi dan sampaikan terimakasih atas kunjungan yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Surabaya. Dan berharap penderita stunting di wilayah nya bisa menurun, sehingga ini bisa menjadi keberhasilan bagi kota Surabaya.

“Kami sampaikan terimakasih atas kunjungan yang dilakukan anggota Komisi D, Pak Cahyo. Kami berharap agar penderita stunting di wilayah Pradah Kali Kendal menurun dan bisa menjadi keberhasilan bagi kota Surabaya,” tambahnya. (hd).

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

RHI VC U-16 Raih Juara III di Kejurkot Piala Wali Kota Depok

31 Okt 2026 - 21:38 WIB

RHI VC U-16 Raih Juara III di Kejurkot Piala Wali Kota Depok

Baktijaya Youth Futsal Cup U-16 Sukses Digelar, Katar Jadi Inisiator

26 Okt 2026 - 10:54 WIB

Baktijaya Youth Futsal Cup U-16 Sukses Digelar, Katar Jadi Inisiator

Sekda Depok Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Penanganan Kesehatan Jiwa

8 Okt 2026 - 19:50 WIB

Sekda Depok Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Penanganan Kesehatan Jiwa

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

30 Sep 2026 - 19:37 WIB

Ini Kata Dinkes Depok Perihal Kasus di RSUD Asa dan Kematian Bayi di Puskesmas Tapos

Tapos Viral, Dugaan Kematian Bayi dan Potongan Biaya Layanan Dokter di RSUD ASA

29 Sep 2026 - 16:42 WIB

Tapos Viral, Dugaan Kematian Bayi dan Potongan Biaya Layanan Dokter di RSUD ASA

Sastra Winara Dorong Transformasi Digital Kesehatan, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Layanan

28 Sep 2026 - 20:49 WIB

Sastra Winara Dorong Transformasi Digital Kesehatan, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Layanan
Trending di DAERAH