Menu

Otomatis

NASIONAL

Wacana Aceh Referendum Bisa Meluas Kewilayah Lain

LOGOS TNbadge-check

Wacana Aceh Referendum Bisa Meluas Kewilayah Lain Perbesar

TN.ACEH l – Pernyataan Mualem perihal Aceh akan referendum beberapa hari ini direspon oleh banyak kalangan. Baik oleh rakyat dan para tokoh Aceh sendiri, maupun dari luar Aceh.

Pernyataan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat konflik itu menjadi viral dan juga tepat momen. Mengingat, situasi politik nasional pasca pilpres yang masih menyisakan PR demokrasi jurdil. Menurut Putra Gara, Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu (GPAB), situasi politik itulah yang membuat pernyataan Mualem ada tempat untuk pembahasan.

“Kalau saya melihat, referendumnya Aceh bukan karena pilpres semata, tetapi itu hanyalah pembuka masalah menuju pintu niatan untuk referendum. Apa pasal, karena rakyat Aceh melihat pelaksanaan pilpres tidak jurdil, sehingga jadi catatan politik bagi para politisi Aceh,” terang Gara, jumat (31/5/19).

Lebih jauh Gara menjelaskan, melihat ketidak jurdilan pemerintah sebagai pelaksana demokrasi, maka Aceh yang pernah memiliki historykal tidak baik dengan pusat, tidak mau terjebak pada permainan tersebut. Apa lagi, beberapa poin perjanjian damai Helsinki 2005 silam sangat alot untuk digulirkan. Dengan sendirinya,  melihat ketidak jurdilan demokrasi ini, Aceh pesimis pusat akan merealisasikan poin-poin perjanjian damai yang seakan digantung itu.

“Ini sudah 14 tahun, namun perjanjian damai tersebut banyak poin yang ragu dijalankan pemerintah pusat, kalau memang tidak mau dibilang ingkar. Makanya pernyataan Mualem itu menjadi pemantik semangat rakyat Aceh yang saat ini sudah sangat kompromis dengan pusat,” jelas Putra Gara.

Reaksi pemerintah memang belum terlihat, tetapi masyarakat luar Aceh yang pro pemerintah mencoba akan memperkarakan Mualem bahkan minta Mualem ditangkap.

Menurut Gara, menangkap atau memperkarakan Mualem tidak semudah itu, mengingat Mualem adalah mantan Panglima GAM. Ia juga tokoh Partai nasional dan lokal. Apa lagi, pernyataannya juga menjadi riak bagi daerah lain.

“Kami punya rekan di luar Aceh, seperti Sulawesi, Kalimantan, Yogyakarta, dan daerah lainnya, wacana referendum Aceh ini bisa menular ke daerah lainnya bila ketidakpuasan demokrasi mereka rasakan juga. Kalau untuk daerah Sumatera, meski pun tidak semua, kami sangat yakin akan mendukung. Seperti Sumber, Riau, atau Palembang,” jelas Gara lagi.

Menurut Gara, ini memang tahun politik yang penuh dengan pertimbangan dan perjuangan. Semoga dapat diselesaikan dengan damai tanpa mencederai konstitusional.*** (BNG)

Wacana referendum juga digulirkan oleh rakyat Yogyakarta.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

26 Agu 2026 - 16:48 WIB

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Listrik Andal untuk Pelanggan Data Center

26 Agu 2026 - 13:10 WIB

Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Listrik Andal untuk Pelanggan Data Center

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi AI Kreatif di KEK Singhasari

23 Agu 2026 - 21:40 WIB

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi AI Kreatif di KEK Singhasari

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Dukungan Kelistrikan untuk Ekspansi MRT Jakarta Fase 2A

21 Agu 2026 - 14:13 WIB

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Dukungan Kelistrikan untuk Ekspansi MRT Jakarta Fase 2A

Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Latih Kesiapsiagaan Pemadam Kebakaran untuk Jaga Keandalan Listrik

20 Agu 2026 - 10:41 WIB

Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Latih Kesiapsiagaan Pemadam Kebakaran untuk Jaga Keandalan Listrik

Di Balik Khidmat HUT ke-81 RI, PLN Pastikan Listrik Tetap Andal

18 Agu 2026 - 09:38 WIB

Di Balik Khidmat HUT ke-81 RI, PLN Pastikan Listrik Tetap Andal
Trending di EKBIS