Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Bulog Siapkan 23 Ribu Ton Beras untuk Sumsel dan Babel

LOGOS TNbadge-check


					Bulog Siapkan 23 Ribu Ton Beras untuk Sumsel dan Babel Perbesar

Palembang, Transnews.co.id – Kebutuhan beras untuk masyarakat Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Bangka Belitung (Sumsel Babel) diperkirakan cukup hingga 5 bulan ke depan.

“Saat ini stok beras di gudang sebanyak 23.000 ton, untuk Sumsel dan Babel,” ujar Pimpinan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Divisi Regional (Perum Bulog Divre) Sumsel Babel, Eko Hari Kuncahyo, Senin (17/1/2022).

Jumlah itu diperkirakan cukup untuk kebutuhan lima bulan ke depan. “Jadi masyarakat tidak usah khawatir. Stok beras di gudang Bulog aman,” kata Eko.

Dia menjelaskan, stok ini bahkan akan terus bertambah mengingat tahun ini pihaknya baru akan menyerap beras dari petani.

“Memang penyerapan beras dari petani untuk dikirim ke gudang Bulog berkemungkinan akan dilakukan per Maret. Tapi, kita sekarang sudah melakukan kontrak pembelian dengan petani. Untuk pembeliannya sesuai dengan HPP, yang ada yaitu berkisar Rp8.300 per kilogram,” kata Eko menerangkan.

Dia melanjutkan, tahun ini pihaknya menargetkan penyerapan beras sebanyak 80.000 ton untuk wilayah Sumsel dan Babel. Untuk penyerapan beras berasal dari Sumsel, di antaranya dari Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), Banyuasin, OKU Timur, dan OKU Selatan.

Eko menambahkan, stok beras di gudang saat ini memang diperuntukkan bagi program bantuan sosial, program pemerintah, hingga operasi pasar.

“Kita ingin memastikan kepada masyarakat bahwa stok beras aman, dan masyarakat jangan khawatir. Untuk memastikan itu, kita terus melakukan operasi pasar di wilayah kita secara rutin. Selain itu kita juga berupaya menyiapkan stok bahan pangan lainnya seperti daging sapi/kerbau beku, tepung terigu, minyak goreng dan gula pasir,” katanya.

Baca Lainnya

Bantu Petani Naik Kelas: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER Tingkatkan Pendapatan Hingga 40 Kali Lipat

2 February 2026 - 14:46

Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan Gardu Induk Rawan Banjir di Jakarta

2 February 2026 - 14:02

Bantu Fresh Graduate Tembus Dunia Kerja, Mahasiswa LSPR Luncurkan HireMeUp

1 February 2026 - 16:04

HireMeUp

Dompet Dhuafa Terima Penghargaan Bergengsi di Ajang Digital Innovation 2026

29 January 2026 - 14:51

Dompet Dhuafa Terima Penghargaan Bergengsi di Ajang Digital Innovation 2026
News Trending NASIONAL