Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Tingkatkan Faskes, Bupati Sidoarjo Resmikan Puskesmas Tarik 2

LOGOS TNbadge-check


					Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor, saat meresmikan gedung Puskesmas Tarik 2.
Kamis (17/3/2022). Perbesar

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor, saat meresmikan gedung Puskesmas Tarik 2. Kamis (17/3/2022).

Sidoarjo, Transnews.co.id – Guna meningkatkan fasilitas kesehatan ( Faskes) dan pelayanan kesehatan pada masyarakat, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meresmikan Puskesmas Tarik 2 .

Sebagaimana disampaikan Gus Mudhlor, bahwa pembangunan Puskesmas Tarik 2, merupakan bentuk pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, hingga di tingkat bawah berjalan baik, salah satu indikatornya, yaitu warga tidak kesulitan mengakses layanan kesehatan, karena dekat dengan puskesmas.tuturnya.

Peresmian Puskesmas Tarik 2 ini penting kenapa, Karena normalnya satu puskesmas itu, bisa meng cover 30.000 warga, jadi jumlah Penduduk di Kecamatan Tarik saat ini kurang lebih 69.564 orang, sehingga dibutuhkan minimal dua puskesmas, ujar Bupati Gus Muhdlor usai meresmikan Puskesmas Tarik 2, Kamis (17/3) pagi.

Pembangunan Puskesmas Tarik 2 tersebut, bagian dari program peningkatan dan pemerataan kesehatan kepada masyarakat masyarakat.
Bagi warga yang tidak mampu kita pastikan lewat JKMM akan tetap terlayani dan mendapatkan pelayanan utuh serta gratis, terangnya Gus Muhdlor.

Gus Mudhlor menambahkan, bahwa keberpihakan kepada masyarakat kecil terkait pelayanan kesehatan di Sidoarjo prioritas utama, untuk menumbuhkan SDM-SDM unggul yang sehat dan siap berdaya saing harus di mulai dari bawah. Termasuk juga tentang lokus stunting yang kemarin kita resmikan terkait intervensi penambahan gizi di kecamatan Tarik.

Pelayanan kesehatan menjadi penting di Sidoarjo, ke depan di seluruh kecamatan tidak ada yang di anak tirikan untuk pelayanan kesehatan, dan mendapatkan intervensi lokus stunting untuk menumbuhkan SDM yang sehat dan siap berdaya saing untuk bisa memajukan Kabupaten Sidoarjo, terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman menambahkan, bahwa Puskesmas Tarik 2 ini dulu sebagai pustu (puskesmas pembantu) dari Puskesmas Kemuning atau yang disebut Puskesmas Tarik.
Sejak dibukanya puskesmas Tarik 2 maka Tarik telah memiliki dua puskesmas, sehingga dapat mengcover jumlah penduduknya kurang lebih 69.564 orang. Bedanya, puskesmas Tarik 2 tidak melayani rawat inap hanya rawat jalan saja dengan mengcover pelayanan kesehatan 7 desa, kata Syaf.

Peningkatan promotif dan preventif untuk mengajak hidup sehat dan sebagainya ini, lanjut Syaf, adalah wilayah puskesmas.
Dengan adanya tambahan satu lagi, maka kebutuhan puskesmas di kecamatan Tarik harapannya akan tercukupi, serta bisa menjamin pemerataan pelayanan kesehatan terutama kesehatan untuk masyarakat kecil lewat JKMM ini yang penting, jelas Syaf.(hd)

Baca Lainnya

Hadiri halal bihalal bersama, Ketua DPRD dan Bupati : ASN harus sosialisasikan program unggulan Jepara

26 Maret 2026 - 18:31

Perkuat Sinergi, Bupati Jepara Silaturahmi ke Kediaman Kiai dan Tokoh Agama Pascalebaran

25 Maret 2026 - 21:47

Polisi Amankan Tas Pemudik yang Tertinggal di Rest Area 319B Pemalang

24 Maret 2026 - 19:19

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

21 Maret 2026 - 21:51

News Trending DAERAH