Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Kelompok Tani Andir Kembangkan Tanaman Strobery Dan Salada Bokor Ungu

LOGOS TNbadge-check

Bandung, Transnews- Kelompok tani Kampung Andir desa Wangsagara kecamatan Majalaya kabupaten Bandung Jawa Barat, mengembangkan pembibitan tanaman Strowbery dan Salada Bokor Ungu. Budi daya pembibitan dua jenis tanaman tersebut terus dikembangkan oleh kelompok tani yang beranggotakan enam orang itu.

Ketua Kelompok Tani, Iba Rohmat (50) saat dikunjungi transnews, di area persemaian pengembangan bibit, Senin (19/8/19) menjelaskan, usaha persemaian bibit strobery dan salada bokor ungu sudah dirintis selama 4 bulan.

Kata Iba, selama 4 bulan pengembangan penjualannya sudah mendapatkan hasil yang cukup lumayan bahkan beberapa pemesan pun belum bisa terpenuhi, karena keterbatasan modal dan anggota padahal pemasaran bibit tanaman tersebut sangat menjanjikan.

“Jujur saja kami kekurangan modal untuk pengembangan produk hasil semai dan keterbatasan lahan,” jelas Iba.

Awal mula ide dan gagasanpengembangan budidaya persemaian Stobery dan Salada Bokor ungu ini, kata Iba tidak lepas dari peran H. Cahya yang selalu mensuport kelompok tani ini agar terus berupaya mengembangkan dua jenis tanaman itu.

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak H.Cahya karna beliaulah pencetus dan penggagas ide dimana beliau mengarahkan kami selaku petani yang serba keterbatasan lahan pertanian untuk mengembangkan jenis tanaman itu,” ungkap Iba.

H.cahya,saat diwawancara transnews mengatakan, selaku putra daerah sudah sepantasnya ikut memikirkan kesejahteraan petani, apa lagi kelompok tani yang dibinanya sangat membutuhkan ide kreatif agar kesejahteraannya meningkat.

“Saya selaku putra daerah desa Wangsa gara punya tanggung jawab untuk memajukan masarakat Desa Wangsagara umum nya terutama di bidang pertanian dan pertenakan agar bisa lebih mandiri,” Ujarnya.

H.Cahya menambahkan,sebetulnya produk pertanian jika dikemas kreatif sangat menjanjikan untuk kesejahteraan petani, cuma memang harus dibina dan terus dimotivasi sehingga Sumberdaya Petani akan meningkat.

“Insa Allah jika saya terpilih dan di percaya memimpin desa Wangsagara atau dikasih kepercayaan oleh masyarakat desa Wangsagara dalam Pilkades tahun 2019, setiap kelompok tani di tiap RW akan saya bina ke arah sejahtera karena itu bagian dari Visi dan Misi saya,” Pungkasnya. (Dani Koswara)

Baca Lainnya

Musda VI JSIT Indonesia Daerah Kota Depok: Fenny Nisdawati Sah Menjadi Ketua Baru

11 April 2026 - 18:51

Perkuat Sinergi, SWI Sambangi BAZNAS Pusat Matangkan Kerja Sama Strategis

10 April 2026 - 20:46

Unesa Buka Jalur Golden Ticket 2026, Kuliah Gratis Tanpa Tes untuk Siswa Berprestasi

10 April 2026 - 19:03

Jatim Cetak Sejarah! LKS 2026 Libatkan SMA dan MA, Khofifah Dorong Level Nasional Ikut Berubah

10 April 2026 - 19:01

News Trending DAERAH