Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Reses Bambang Sutopo Hadirkan Inovasi Dalam Penganganan Sampah di Depok

Avatar photobadge-check


					Reses Bambang Sutopo Hadirkan Inovasi Dalam Penganganan Sampah di Depok Perbesar

Reses Bambang Sutopo Hadirkan Inovasi Dalam Penganganan Sampah di Depok

DEPOK, transnews.co.id – Anggota DPRD Kota Depok, H. Bambang Sutopo (HBS), memanfaatkan momentum reses masa sidang untuk menghadirkan inovasi baru dalam penanganan sampah di Kota Depok.

Dalam agenda reses yang diselenggarakan di Rt 02, Rw 20 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong ini, HBS mendukung penuh sosialisasi Depok Bersih, sebuah aplikasi digital yang mengedepankan edukasi, administrasi, sekaligus partisipasi masyarakat dalam memilah sampah., Minggu (05/10/2025)

Kegiatan tersebut menghadirkan Founder aplikasi Depok Bersih, Abdullah Gojali, SE, yang memaparkan hasil uji coba di RT 09 RW 21 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam satu bulan, tingkat pemilahan sampah mencapai 72% dan volume sampah ke TPA berkurang hingga lebih dari 50%.

“Dengan dukungan pemerintah, Depok Bersih bisa mencapai target pemilahan 100% hanya dalam waktu dua bulan,” tegas Abdullah.

HBS menilai aplikasi ini sangat relevan untuk menjawab kondisi darurat sampah di Depok, yang saat ini mencapai sekitar 1.300 ton per hari.

“Sudah lebih dari 20 tahun masalah sampah tidak juga tuntas. TPA Cipayung bahkan sudah penuh. Karena itu, Depok Bersih harus kita dukung agar segera diimplementasikan, tidak hanya di Sukmajaya, tapi juga di Cilodong, Tapos, dan seluruh kecamatan di Kota Depok,” jelas politisi senior PKS ini.

Selain sebagai solusi lingkungan, aplikasi ini juga membuka peluang ekonomi baru. Dengan sistem barcode dan pencatatan digital per kelompok, Depok Bersih berpotensi menciptakan hingga 3.000 lapangan kerja baru. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam membuka jutaan lapangan kerja di Indonesia.

“Bagi saya, reses bukan hanya serap aspirasi, tetapi juga edukasi masyarakat. Basis digital pilah sampah ini bukan hal sulit, justru akan memudahkan warga sekaligus membantu pemerintah. Saya berharap Pemkot memfasilitasi penerapan aplikasi ini,” tutur HBS yang juga duduk di Komisi C DPRD Kota Depok.

HBS menegaskan, dengan komitmen bersama, Depok dapat menjadi pelopor kota bersih berbasis digital.

“Inovasi ini adalah gerakan bersama. Dari Depok, kita persembahkan solusi terbaik bagi Indonesia di usia kemerdekaan ke-80,” pungkasnya.*

Baca Lainnya

Keren, Shila at Sawangan Sukses Gelar Depok Night Run Ramadhan 2026

6 Maret 2026 - 23:39

Takjil On The Road: Srikandi UIT JBB Berbagi Berkah di Ramadan 1447 H

6 Maret 2026 - 21:33

Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadhan, PLN Lakukan Thermovisi pada Jalur Transmisi Depok–Cawang

2 Maret 2026 - 19:02

Hengky Dorong Perencanaan Infrastruktur 2027 Terukur dan Taat Aspek Hukum

2 Maret 2026 - 18:59

News Trending DEPOK