SURABAYA, transnews.co.id – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, membuka secara resmi kegiatan Kick Off Kampanye TOSS TBC (Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis) 2025 yang digelar di area Car Free Day (CFD) Jalan Tunjungan, Surabaya, Minggu (9/11/2025) pagi.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya gerakan masif eliminasi dan pencegahan penyakit tuberkulosis (TBC) di Jawa Timur yang melibatkan lintas sektor — mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, komunitas, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Wagub Emil menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mempercepat upaya eliminasi TBC melalui strategi promotif, preventif, dan deteksi dini.

“TBC ini penyakit yang angka kematiannya lebih tinggi daripada Covid. Namun TBC bisa disembuhkan, asalkan ditemukan sedini mungkin dan diobati sampai tuntas lewat kampanye TOSS TBC,” jelasnya.
“Kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dan berani melakukan pemeriksaan TOSS TBC,” imbuh Emil.
Wagub Emil juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, tenaga kesehatan, kader, serta berbagai komunitas dan organisasi masyarakat yang telah aktif memperkuat upaya penanggulangan TBC di daerah.
“Melalui dukungan berbagai pihak, kita optimis Jawa Timur bisa bebas TBC,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Emil juga mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama menjaga kesehatan, mencegah penularan, serta memastikan pasien TBC mendapatkan pengobatan hingga sembuh total.
“Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan organisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan percepatan Jawa Timur Bebas TBC,” tegasnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, Emil bersama jajaran undangan dan masyarakat CFD mengikuti skrining mandiri menggunakan aplikasi E-TIBI+ melalui tautan https://bit.ly/E-TIBIJATIM.
Aplikasi inovasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini bertujuan mengoptimalkan penemuan kasus TBC di masyarakat melalui metode self-assessment (skrining mandiri) dengan fitur lapor mandiri. Bila hasil skrining menunjukkan kriteria terduga TBC, pengguna akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan dan pengobatan di fasilitas kesehatan terdekat.
Wagub Emil juga berinteraksi dengan masyarakat bernama Arip, salah satu pengunjung CFD yang antusias mengikuti kegiatan karena adanya layanan cek kesehatan gratis.
“Kami berharap masyarakat tidak takut memeriksakan diri. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat disembuhkan,” pesan Emil.
Kegiatan kampanye TOSS TBC 2025 disambut antusias warga Surabaya. Sejak pagi, area panggung utama dan tenda layanan kesehatan gratis dipadati pengunjung yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan cek kesehatan, skrining TBC melalui E-TIBI+, serta konsultasi medis dengan dokter spesialis paru dan penyakit dalam.
Sebagai bentuk apresiasi, Wagub Emil juga menyerahkan sertifikat penyelesaian pengobatan TBC kepada lima penyintas TBC yang berasal dari wilayah Puskesmas Ketabang, Peneleh, dan Kedungdoro, Surabaya.












