JAKARTA, transnews.co.id – Dompet Dhuafa menerima penghargaan bergengsi yang diselenggarakan dalam ajang Conference & Awarding: Leveraging Digital Innovation and Customer Experience Approach to Achieve Business Excellence oleh SWA Media Group dan Business Digest. Acara tersebut berlangsung pada Selasa di Ballroom C, Shangri-La Hotel Jakarta. (27/01/2026).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Etika Setiawanti selaku Direktur Resources Mobilization (Remo) Dompet Dhuafa, yang diberikan oleh Kemal E Gani selaku Chairman SWA Media Group.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi Dompet Dhuafa dalam mengoptimalkan teknologi digital untuk meningkatkan pengalaman donatur (customer experience) serta efisiensi tata kelola kemanusiaan.

“Bagi kami, Dompet Dhuafa, ini bukan hanya menerima simbol apresiasi atas kerja keras seluruh tim, namun juga bentuk syukur dan pemantik semangat dalam membangun fondasi yang tangguh di masa depan, terutama customer, bagaimana memberi experience dan juga dampak,”
“Tentu juga terima kasih kepada seluruh mitra dan donatur atas seluruh kerja sama, kepercayaan, dan amanah bersama Dompet Dhuafa,” ujar Etika Setiawanti, usai menerima penghargaan tersebut.
Kemal E Gani menekankan bahwa di era disrupsi digital yang dinamis, kemampuan beradaptasi dan berinovasi menjadi penentu utama daya saing. Para best practitioner dinilai berhasil mengeksplorasi strategi teknologi dan data untuk tetap relevan dan kompetitif.
“Kami mengundang dan memilih para best practitioner. Marketing dan teknologi bukan sekadar mengejar popularitas dan profit semata, tapi harusnya juga memiliki value nyata, relevan, adil, dan bermanfaat bagi kemanusiaan,”
“Semoga kami, SWA Media, melalui ini bisa memberi dukungan dan faedah bermanfaat optimal bagi seluruh kegiatan yang kita lakukan dan bagi Indonesia,” sebut Kemal.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung pada sesi sore hari. Penghargaan ini mencakup beberapa kategori utama, antara lain Indonesia Best Digital Innovation 2025, Indonesia Digital Marketing Champion (IDMC) 2025, serta Indonesia Customer Experience Award & Champions 2025.
Acara ini juga diisi dengan sesi konferensi yang menghadirkan para pakar industri, seperti Oki Ramadhana (Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas), Ruth Retno Dewi (PT Karsa Inti Tuju Askara – GoApotik), dan Dr. Asnan Furinto selaku Juri Indonesian Best Digital Innovation.
“Transformasi digital artinya kita mengeksplorasi peluang-peluang baru. Dan itu juga sarat akan human resources. Kita harus liat visi dan peluang ke depan apa, agar terjawab kenapa kita harus transformed,” papar Oki Ramadhana.
“Leadership roles juga harus dibangun. Setting the vision, innovation alignment with the company’s vision, bridging partnership to a bigger ecosystem,” lanjutnya.
Kehadiran Dompet Dhuafa sebagai salah satu penerima penghargaan sekaligus pendukung utama acara ini mempertegas posisi lembaga ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) sebagai pionir lembaga filantropi Islam yang melek teknologi dan peduli dengan customer experience.
Dengan integrasi sistem digital yang mumpuni, Dompet Dhuafa terbukti mampu memberikan layanan yang transparan, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat luas.












