JEPARA, transnews.co.id – Bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi momentum emas bagi keluarga besar SD Tulakan 1 untuk melakukan transformasi karakter peserta didik. Melalui serangkaian kegiatan keagamaan yang terprogram dan berkesinambungan, sekolah ini berupaya menyelaraskan antara kecerdasan intelektual dan kematangan spiritual.
Kegiatan yang bertajuk “Ramadhan Penuh Berkah” ini terlaksana dibawah pembinaan langsung Kepala SD Tulakan 1, Abdul Khafidz, M.Pd. Pelaksanaan teknis di lapangan dibimbing oleh Guru Pendidikan Agama Islam, Badrudin, dengan penanggung jawab kegiatan Sugiyanti, S.Pd.SD.
Berbeda dengan hari-hari biasa di mana Sholat Dhuha dilaksanakan pukul 09.00 WIB, selama bulan Ramadhan ini pihak sekolah melakukan inovasi jadwal. Berdasarkan kebijakan internal, aktivitas sekolah dimulai lebih awal, yakni pukul 07.00 WIB.

Abdul Khafidz menyampaikan bahwa percepatan jadwal ini bertujuan agar siswa mengawali hari dengan ibadah, sehingga hati menjadi lebih tenang dan siap menyerap ilmu pengetahuan.

Yanti Guru Kelas SDN Tulakan 1 Donorojo
Selain itu Yanti Guru Kelas menyampaikan bahwa budaya disiplin beribadah sejak dini itu harus dilakukan.
“Kami ingin menanamkan budaya disiplin beribadah sejak dini. Dengan memulai hari melalui doa, suasana kebatinan siswa menjadi lebih kondusif untuk mengikuti pembelajaran,” ucap Yanti guru kelas, Selasa (24/2/26)
Dikatakannya, Usai pelaksanaan Sholat Dhuha, gema ayat suci Al-Qur’an terdengar syahdu dari setiap ruang kelas. Program Tadarus Al-Qur’an, khususnya Juz ‘Amma, menjadi agenda rutin yang didampingi langsung oleh wali kelas serta guru mata pelajaran pada jam pertama.
“Melalui program ini, SD Tulakan 1 menargetkan seluruh siswa dapat mencapai Khataman Al-Qur’an. Sebagai bentuk apresiasi atas ketekunan siswa, pihak sekolah berencana merangkaikan kegiatan khataman tersebut dengan acara buka puasa bersama,” ujar Yanti.
* Tujuan Utama: Melatih kefasihan membaca Al-Qur’an dan menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci.
* Target: Mewujudkan tradisi khataman di lingkungan sekolah sebagai wujud rasa syukur.
* Dampak KBM: Siswa terpantau lebih fokus, tertib, dan bersemangat dalam mengikuti jam pelajaran setelah mengikuti rangkaian ibadah pagi.
Rangkaian kegiatan Ramadhan di SD Tulakan 1 ini merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual. Seluruh guru, guru PTT, hingga karyawan dan karyawati turut berperan aktif memastikan program ini berjalan sukses.
Semoga melalui pembiasaan yang baik ini, nilai-nilai mulia Ramadhan dapat terus dijalankan secara istiqamahdan membawa keberkahan bagi seluruh warga sekolah.












