SEMARANG, transnews.co.id – Momentum halal bihalal sekaligus rapat koordinasi wilayah Sekber Wartawan Indonesia (SWI) di Jawa Tengah dapat terbangun sinergi yang lebih kuat antar anggota serta lahir gagasan-gagasan konstruktif untuk kemajuan organisasi.
SWI Jawa Tengah diharapkan mampu terus beradaptasi dan berkontribusi positif, khususnya dalam mendukung penyebaran informasi yang edukatif dan berimbang di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Andrie Once Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Jawa Tengah, saat halal bihalal sekaligus rapat koordinasi persiapan perayaan kegiatan Hari Pers Nasional Sedunia (HKPS) dan Musyawarah Nasional (Munas) SWI tahun 2026 yang akan dilaksanakan 18 – 21 Mei 2026 di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.

” Kegiatan ini menjadi moment bersejarah bagi SWI di Jawa Tengah, karena kegiatan melibatkan pimpinan tertinggi di tingkat nasional, wilayah dan kabupaten serta melibatkan 10.000 ribu relawan sosial, serta insan pers dari berbagi daerah yang hadir di Boyolali,” terang once, di Basecamp SWI di Jl. Sunan Kalijaga Kelurahan Penggaron, Pedurungan Kota Semarang Jawa Tengah.
Dikatakannya, dari rangkaian kegiatan tersebut, panitia akan melaksanakan “Deklarasi SWI untuk Perdamaian” dan Gerakan menanam pohon perdamaian sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat nilai nilai kebangsaan, serta mendukung kelestarian lingkungan demi masa depan Indonesia yang damai dan berkelanjutan .
“Mari kita sukseskan kegiatan tersebut, SWI harus terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat,”
“Dan harus mempunyai peran langsung di masyarakat, termasuk dalam memberikan edukasi dan informasi yang konstruktif,” ungkapnya
Ia menekankan bahwa organisasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah profesi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar anggota serta lahir gagasan-gagasan konstruktif untuk kemajuan organisasi.
SWI Jawa Tengah diharapkan mampu terus beradaptasi dan berkontribusi positif, khususnya dalam mendukung penyebaran informasi yang edukatif dan berimbang di tengah masyarakat












