Jakarta, Transnews.co.id – Atlet Muaythai asal Bekasi, Sarah Avilia dijadwalkan ulang akan bertanding dengan Juara F3Strike asal Malaysia pada Event Triumph Fight Genesis akhir bulan depan.
Meski masih tentative perihal tempat, namun jadwal pertandingan dipastikan berlangsung pada akhir Mei, tepatnya 30 Mei 2026 di Jakarta. Beberapa pihak ketika dikonfirmasi menyebut umumnya pertandingan dilangsungkan di Bali United Hall.
Orang tua Sarah Avilia, Septea Ruliawaty mengatakan laga Muaythai putrinya akhirnya diulang setelah pada laga sebelumnya merasa dicurangi wasit asal tuan rumah Malaysia.

“Insya Allah di Jakarta, Sarah Avilia akan membuktikan prestasi berupa kemenangan yang hilang di Malaysia akibat ulah wasit yang curang,” kata Septea kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).
Sarah Avilia rencana akan bertanding dibawah naungan MPI, karena hingga saat ini pihak Sarah sedang menyelesaikan perkara fitnah yang menyerang dirinya dan kasus diskriminasi dan SK Deskresi yang diduga menyasar dirinya.
Untuk pertandingan ini, Sarah Avilia dan lawan dikabarkan telah menandatangani kontrak pada laga atau pertandingan di Triumph Fight.
Kepada penulis juga, Sarah mengaku akan berlatih giat dan akan membawa kesiapan 95% dalam pertandingan di triump fight dan Sarah akan membalas kekalahan di Malaysia dengan mempertontonkan permainan lebih berani.
Sementara, diberitakan sebelumnya, pada Minggu (12/10/2025) waktu Malaysia, Sarah Avilia, Atlet Muaythai yang kini menekuni Kickboxing asal Kabupaten Bekasi dicurangi sang pengadil saat bertanding melawan juara 1 Malaysia dalam ajang F3Strike. Ibunda Sarah, Septea Ruliawaty menyebutkan bahwa Sarah dicurangi wasit yang memimpin pertandingan.
“Beragam komentar pada channel youtube yang menayangkan siaran langsung pertandingan mengatakan Sarah lebih unggul, dominan. Tapi kenapa hasilnya bisa Sarah yang dikalahkan, ini jelas dicurangi,” kata orang tua Sarah Avilia, Septea.
Septea mengaku kecewa, perjuangan berat Sarah terlangan tindakan wasit yang curang. Ia juga menduga Sukma Malaysia yang ternama tidak ingin malu karena dikalahkan Sarah.
Septea juga mengatakan pertandingan tersebut berbau atau memiliki muatan politis. Ia katakan, penyelenggara event Malaysia ingin mempermalukan Indonesia namun salah memilih lawan.
Atas kejadian tersebut, Septea menegaskan Sarah Avilia melalui sang manager akan memutuskan kontrak dengan pihak F3Strike. Sarah dipastikan tidak akan mau melanjutkan kerjasama atau pertandingan lanjutan.
“Pertandingan ini hanya untuk menambah jam terbang Sarah saja, kami pastikan mental Sarah tetap mental juara. Kalau memang berani, tanding ulang tapi jangan di Malaysia,” bebernya.
Berdasarkan komentar para penonton channel youtube yang melakukan siaran langsung pertandingan, lebih dari 90 persen menyebut Sarah Avilia lebih dominan dalam pertandingan. Penonton yang komentar bahkan datang dari publik Malaysia dan menyebut Sarah telah dicurangi.










