Jakarta, Transnews.co.id – Di tengah aktivitas masyarakat yang bergantung pada listrik, sekelompok petugas PT PLN (Persero)Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat, UPT Duri Kosambi bergerak cepat saat gangguan terjadi di Gardu Induk (GI) 150 kV Angke. Tanpa menunggu lama, tim langsung turun tangan—berpacu dengan waktu demi memastikan listrik kembali menyala.
Dalam waktu kurang dari 1 jam, sistem berhasil dipulihkan. Di balik capaian tersebut, ada koordinasi intens, ketelitian, dan kerja tim yang solid dari personel ULTG Angke. Mereka menelusuri sumber gangguan, mengamankan peralatan, hingga melakukan perbaikan dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Manager UPT Durikosambi, Taufik Rossal Sukma, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kesiapsiagaan tim di lapangan.
“Setiap detik sangat berarti. Tim kami sudah terlatih untuk merespons cepat, namun tetap cermat dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Bagi para petugas, pekerjaan ini bukan sekadar tugas teknis—tetapi juga tanggung jawab besar agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Saat sebagian orang beristirahat, mereka justru bersiaga memastikan sistem tetap andal.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, mengapresiasi para petugas di lapangan. “Di balik nyalanya listrik, ada dedikasi tanpa henti. Petugas kami bekerja dalam senyap, namun dampaknya dirasakan oleh banyak orang,” ungkapnya.
Dengan selesainya proses pemulihan, pasokan listrik kembali normal. PLN pun terus memperkuat keandalan sistem melalui pemeliharaan rutin, monitoring berkelanjutan, serta peningkatan kompetensi personel.










