Banten, Transnews.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) kembali mencatatkan capaian dalam upaya menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan melalui keberhasilan pelaksanaan pekerjaan Pemeliharaan Offline (Har Off) pada Gardu Induk (GI) 150 kV PLTGU oleh Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cilegon.
Pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut berhasil diselesaikan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan mencatatkan zero accident, sebagai wujud komitmen PLN terhadap keandalan aset dan budaya K3.
Pekerjaan Har Off merupakan bagian dari strategi preventive maintenance yang dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan yang beroperasi sesuai standar teknis dan memiliki tingkat keandalan optimal. Melalui inspeksi, pengujian, pengukuran, serta pemeliharaan menyeluruh, kondisi aset dapat dievaluasi secara komprehensif sehingga potensi gangguan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini sebelum berdampak pada keandalan sistem transmisi.
Seluruh rangkaian pekerjaan dilaksanakan oleh Tim Pemeliharaan ULTG Cilegon sesuai prosedur operasional dan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Berkat perencanaan yang matang, koordinasi yang solid, serta disiplin dalam penerapan budaya keselamatan, pekerjaan berhasil diselesaikan tepat waktu dengan zero accident, sekaligus menjaga keandalan penyaluran tenaga listrik kepada pelanggan.
Manager PLN UPT Cilegon, Eka Annise Ambarani, mengatakan bahwa keberhasilan pekerjaan ini menunjukkan konsistensi PLN dalam menjaga performa aset transmisi melalui pemeliharaan yang terencana dan berkelanjutan.
“Pemeliharaan berkala merupakan investasi keandalan bagi sistem transmisi. Keberhasilan pelaksanaan pekerjaan Har Off dengan zero accident menjadi bukti komitmen seluruh personel dalam menjaga aset kelistrikan tetap andal sekaligus mengedepankan budaya keselamatan kerja pada setiap aktivitas operasional. Dengan demikian, kami dapat terus memastikan pasokan listrik kepada masyarakat dan sektor industri tetap terjaga secara optimal,” ujar Eka.
General Manager PLN UIT Jawa Bagian Barat, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa keandalan sistem transmisi dibangun melalui konsistensi pelaksanaan pemeliharaan, pengelolaan aset yang unggul, serta budaya keselamatan yang menjadi prioritas utama di setiap lini pekerjaan.
“Keandalan sistem ketenagalistrikan merupakan hasil dari sinergi antara kompetensi insan PLN, pemeliharaan yang berkualitas, dan implementasi budaya keselamatan secara disiplin. Keberhasilan penyelesaian pekerjaan Har Off GI 150 kV PLTGU dengan zero accident mencerminkan komitmen PLN dalam menghadirkan sistem transmisi yang andal, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta memenuhi kebutuhan listrik masyarakat,” ujar Himmel.
Sebagai tulang punggung penyaluran energi listrik, sistem transmisi yang andal menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Oleh karena itu, PLN UIT Jawa Bagian Barat terus mengoptimalkan program pemeliharaan berbasis kondisi Condition-based Maintenance (CBM) transformasi pengelolaan aset, serta penerapan budaya Safety First guna memastikan setiap infrastruktur transmisi beroperasi secara optimal.
Melalui berbagai upaya tersebut, PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, aman, dan berkualitas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat melalui pasokan listrik yang berkelanjutan.










