Adakan Acara Milangkala Ke-26 KWB, Generasi Muda KWB Santuni Anak Yatim

Reporter: Dimas
Editor: Bening

107 seconds reading this post

TN. BOGOR l — Generasi Muda Kerukunan Warga Bogor (Gema KWB) merayakan milangkala KWB yang ke-26 tahun. Acara Milad KWB dihadiri Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bogor (DKKB) Kabupaten Bogor Putra Gara, anggota DPRD terpilih Usep Nuklir dari PAN, tokoh agama, tokoh pemuda, dan juga masyarakat setempat.

Muti Firdaos, selaku Ketua Umum Gema KWB mengungkapkan, acara ini guna memaknai perjalanan KWB selama 26 tahun ini.

“Alhamdulillah masyarakat yang tergabung di Gema KWB  menggelar tasyakuran dan do’a bersama bagi para karuhun serta para pendiri KWB berikut bakti sosial (baksos) dengan menyantuni anak anak yatim di halaman Institut Agama Islam Bogor (IAIB) Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor,” terang Muti, Sabtu (22/62024).

Santunan anak yatim oleh Gema KWB di acara milangkala ke 26 KWB.

 

Anggota DPRD Kabupaten Bogor – Usep Nuklir, yang hadir pada Milad KWB ke- 26 yang diselenggarakan oleh Gema KWB mengungkapkan bahwa penerus KWB ini adalah generasi muda yang harus paham tentang bagaimana sejarah berdirinya KWB, serta harus tahu siapa saja pendiri KWB tersebut.

“Sebab, cikal bakal terbentuk Gema KWB bermula dari KWB itu sendiri,” ujar Usep Nukliri.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor sekaligus dewan pembina di Gema KWB ini juga menambahkan pada Milad 26 tahun ini  diharapakan KWB dapat  memberikan manfaat dalam mendukung untuk kemajuan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Sementara Putra Gara selaku Ketua DKKB dan juga tokoh KWB menambahkan, kegiatan milangkala KWB yang ke-26 ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat Kabupaten Bogor dalam menciptakan sebuah organisasi untuk membangun kerukunan dan kepedulian ditengah masyarakat.

Generasi Muda Kerukunan Warga Bogor (Gema KWB).

“Untuk itu, siapapun  yang ber-KTP atau berdomisili di Kabupaten Bogor berarti mereka anggota generasi muda sebagai organisasi kerukunan warga Bogor, ” kata Gara.

Gema KWB berinisiatif untuk mengadakan hari jadi KWB yang ke-26 hal ini sebagai pengakuan yang terlahir sebagai warga Kabupaten Bogor.

Menurut Usep Nuklir, yang juga tokoh KWB, bahwa KWB bukan hanya di Kabupaten Bogor saja, tetapi KWB juga ada di kabupaten atau kota lainnya yang memang mereka ini adalah berdarah Bogor dan ber KTP Bogor, maka  dibolehkan ikut ambil bagian dalam mendukung dan melegalkan organisasi KWB tersebut.

“Jadi KWB dan Gema KWB adalah rumah besar kita bersama,” tegas Usep.***

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *