Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Bahu Jalan Blok Ciwaru Talegong Garut Kembali Tertimbun Longsor

LOGOS TNbadge-check

Anggota Babinsa dan Babinmas dibantu warga berupaya membersihkan material longsor blok Ciwaru Talegong Garut dengan alat seadanya. (Ist)

Garut,transnews.co.id-Setelah terus menerus selama dua jam diguyur hujan, badan jalan di blok Ciwaru desa Suksmulya Talegong Garut ditutupi material longsor,Rabu sore (8/4/2020)

Akibat longsor yang menutupi badan jalan, praktis kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas.

Menurut Babinsa Desa Sukamulya Serda Cucun Suandi,melalui selular,Rabu malam menjelaskan, longsor terjadi sekira pukul 16.00 Wib, diduga karena hujan deras selama hampir satu jam setengah.

“Akibat longsor sudah dipastikan jalan Ciwaru yang menghubungkan ke lima desa tertutup tidak bisa dilalui kendaraan. sehingga arus lalu lintas terhambat,” terang Cucun.

Cucun memperkirakan, timbunan material longsor berupa batu tanah dan pasir yang menimbun badan jalan tinggi 70 cm panjang 12 Meter.

“Saat ini kondisi jalan Ciwaru pada pukul 16 30 wib roda dua dan roda empat tidak dapat melintas jadi badan jalan tidak bisa dilalui 2 jam setengan baru lancar,”jelasnya.

Untuk mengevakuasi material longsor, Babinsa di bantu warga menggunakan alat seadanya agar sebagian badan jalan bisa dilalui minimal oleh kendaraan roda dua Motor.

Hingga berita ini di turunkan belum ada bantuan alat berat untuk membersihkan material longsor dari Dinas PU setempat.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun warga meminta Dinas PU segera mengevakuasi material longsor agar arus kendaraan bisa kembali normal. (Nana) Editor:Nas

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD: Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

7 Maret 2026 - 03:11

News Trending EKBIS