Depok, Transnews.co.id – Listrik telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mendukung kegiatan belajar hingga menunjang berbagai aktivitas di rumah. Namun, di balik manfaatnya, listrik juga memiliki potensi bahaya apabila tidak digunakan dengan benar.
Untuk menumbuhkan kesadaran keselamatan sejak dini, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gandul memberikan edukasi mengenai manfaat dan bahaya listrik kepada siswa SMPN 17 Depok.
Pada kegiatan sosialisasi ini, PLN UPT Gandul mengajak para siswa untuk mengenali peran listrik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memahami cara menggunakannya secara aman. Edukasi juga mencakup pengenalan potensi bahaya kelistrikan yang dapat ditemui di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar, serta langkah-langkah sederhana untuk mencegah kecelakaan akibat listrik.
Materi disampaikan secara interaktif oleh Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Keamanan (K3 dan KAM) PLN UPT Gandul dengan mengaitkan pembahasan pada aktivitas yang dekat dengan keseharian siswa. Dengan pendekatan tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan perilaku aman ketika menggunakan atau berada di sekitar peralatan dan instalasi listrik.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan sejak dini merupakan langkah penting untuk membangun kepedulian dan membentuk kebiasaan aman dalam memanfaatkan listrik.
“Listrik memberikan banyak manfaat bagi kehidupan, termasuk mendukung kegiatan belajar dan aktivitas sehari-hari. Namun, anak-anak juga perlu memahami bahwa listrik memiliki potensi bahaya apabila tidak digunakan dengan benar.
Melalui edukasi sejak dini, kami berharap para siswa dapat mengenali risiko kelistrikan, mengetahui tindakan yang aman, serta menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Himmel.
Ia menambahkan, pemahaman tentang keselamatan listrik diharapkan tidak berhenti pada para siswa, tetapi juga diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Kami ingin anak-anak menjadi agen keselamatan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang mereka peroleh di sekolah dapat dibagikan kepada orang tua, saudara, dan teman-teman, sehingga semakin banyak orang yang memahami cara memanfaatkan listrik dengan aman. Dengan demikian, budaya sadar keselamatan dapat tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Manager PLN UPT Gandul, Akhmad Fauzan, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan listrik kepada pelajar merupakan bagian penting dalam membangun budaya keselamatan sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa memahami bahwa listrik harus dimanfaatkan secara bijak dan aman. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam keseharian, baik di rumah maupun di sekolah, sehingga mereka semakin peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya,” ujar Fauzan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 17 Depok, Endang Setiawati, M.Pd., menyambut baik edukasi yang diberikan PLN UPT Gandul kepada para siswa. Menurutnya, pemahaman mengenai manfaat dan bahaya listrik merupakan pengetahuan penting yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi edukasi yang diberikan PLN UPT Gandul kepada siswa SMPN 17 Depok. Materi ini sangat bermanfaat karena dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. Kami berharap para siswa semakin memahami cara menggunakan listrik dengan aman dan dapat membagikan pengetahuan tersebut kepada keluarga serta menerapkannya di lingkungan sekitar,” ujar Endang.
Melalui kegiatan ini, PLN UIT JBB terus mendorong peningkatan literasi keselamatan ketenagalistrikan bagi generasi muda. Edukasi yang dilakukan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan manfaat listrik sekaligus pentingnya mengenali dan menghindari potensi bahayanya, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.







Komentar ditutup.