Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Banyak Pungutan Biaya di SD Negeri Kutakarya 2 Karawang

LOGOS TNbadge-check


					Banyak Pungutan Biaya di SD Negeri Kutakarya 2 Karawang Perbesar

KARAWANG, transnews.co.id – Memasuki hari pertama di SDN Kutakarya ll Kutawaluya Karawang, marak kutipan atau pungutan biaya ke para siswa-siswinya, hal tersebut dikatakan oleh salah seorang wali murid yang namanya minta tidak ditulis hal itu untuk mengantisipasi emosi individu.

“Permintaan pungutan uang kepada siswa/i besarannya hingga 400.000, untuk pakaian seragam batik sebesar Rp.120.000/potong (size M), Kaos olahraga size M. Rp.120.000 Kipas angin 50.000/siswa, Rp.plafon 50.000 pendaftaran masuk sekolah 30.000, untuk bayar buku bacaan 30.000 (Tiga buku),” imbuhnya.

Lazimnya apabila itu dikatakan sumbangan dari siswa/siswi, nominalnya tidak di patok berapapun kemampuannya, tetapi ini justru nilai uang ditentukan oleh pihak sekolah.

Diketahui perbedaan, aturan, sekolah SDN Kutakarya ll dengan SDN lainnya sangatlah menonjol, bahkan saat PPDB siswa siswi di SDN Kutakarya ll dimintai uang sebesar Rp.30.000, untuk bangunan plafon 50.000, serta pembelian kipas angin Rp.50.000/siswa,” ungkap wali murid.

Pihak Wali Murid berharap agar pemerintah Disdikpora dan otoritas satuan pendidikan dasar, syber pungli, mengevaluasi uang yang diminta sekolah, mengantisipasi KKN serta gratifikasi secara transparan dan terbuka di duga pungutan bersifat wajib, dan nilainya ditentukan, tutup wali murid.

Hingga berita ini tayang, pihak sekolah belum berhasil dikonfirmasi. Rabu 11/9/2024.

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

News Trending DAERAH