
Garut, transnews.co.id-Siswa siswi SMA 29 di kecamatan Mekarmukti Garut mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka kepada semua peserta Didiknya untuk tiap kelasnya.
Menurut Wakil Kepala Sekolah SMA 29 Garut,Kartini SPd, MPd ditemui diruang kerjanya,Kamis (5/11/2020) menjelaskan,
Wilayah Kecamatan Mekarmukti termasuk Zona Hijau untuk Pandemi. Dari hasil kajian situasi tersebut,pihaknya berusaha mengajukan Pembelajaran secara Tatap Muka bagi Peserta Didik SMA 29 kepada Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barar Wilayah XI.
“Dan dengan perjuangan yang panjang akhirnya Surat Ijin untuk pembelajaran Tatap Muka terbit juga. Makanya berbekal surat ijin tersebut kami mulai pembelajaran tatap muka,”ungkapnya.

Wakasek Kartini menambahkan dalam pembelajaran tatap muka, wajib memperhatikan Protokol Kesehatan bagi semua peserta Didik wajib memakai masker serta jaga jarak juga semua Guru wajib pakai masker.
Ditegaskan Kartini, bila ada yang melanggar pasti pihak penyelenggara akan memberikan sanksi kepada Siswa. Jarak duduk serta jumlah siswa dikelas diatur dan di larang berkerumun.
“Tiap kelas di usahakan hanya berjumlah 12 Siswa serta jarak minimal 2 meter , wajib cuci tangan sebelum dan sesudah selesai belajar,”tuturnya.
Kartini berharap semoga Pandemi COVID 19 cepat berakhir dan pembelajaran serta aktivitas Sekolah bisa Normal kembali,walaupun kelengkapan seperti pengukur suhu,tempat cuci tangan dan Hand Sanitaiser sudah ada.
“Kita berharap pasilitas pencegahan penyebaran COVID dilengkapi untuk Sekolah ini,”pungkasnya.(Rus/Na) Editor:Nas












