Berurai Airmata: TP PKK Cianjur Berangkatkan Ambu Mamah Ke Tanah Suci

97 seconds reading this post

Cianjur,Transnews – Ambu Mamah (70) warga Kampung Kuta Wetan RT 02 RW 07 Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang kabupaten Cianjur Jawa Barat, tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan diberangkatkan Umroh oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Ya, begitulah suratan nasib dan takdir dari sang maha pencipta, yang di alami Ambu Mamah, jika tuhan berkehendak maka terjadilah.

Pada Jumat (13/09/19), Ambu Mamah dikunjungi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab Cianjur Hj Anita Sincayani Herman tiada lain untuk memerikan hadiah Paket Umroh gratis.Alasannya tentu saja karena ketaqwaan serta dedikasi Ambu Mamah dalam syiar islam di daerahnya.

Ambu Mamah adalah seorang jompo yang tidak mampu yang sudah berusia 70 tahun, selama ini ia tinggal bersama anak beserta cucunya. Ambu Mamah seorang yang suka memakmurkan pengajian yang sering dilaksanakan seminggu sekali disetiap hari Minggu Pukul 2 siang di pengajian Nurul Huda wilayah Kecamatan Cugenang.

Senang bercampur haru dan penuh syukut tentu di alami Ambu Mamah beserta anak dan cucunya saat menerima paket umroh gratis. Ya Ambu Mamah,sempat pingsan mendengar mendapat hadiah akan pergi umroh di bulan November 2019.

Tentu hal itu merupakan sebuah cita-cita Ambu Mamah yang ingin pergi beribadah ke tanah suci sejak dulu dan sekarang mimpinya terkabulkan.

Dengan raut wajah penuh syukur berkaca kaca di barengi linangan air mata yang membasuhi wajah sepuhnya, Ambu Mamah beulang kali mengatakan rasa syukur dan terima kasih atad perhatian Pemda Cianjur hibgga bisa berangkat ke Tanah Suci dengan gratis.

” Alhamdulilah, terima kasih ya allah saya bisa berangkat memenuhi panggilanmu. Terima kasih pula kepada Ibu Hj Anita dan pemda, saya tidak menyangka, ” Ujar Ambu Mamah.

Hj. Anita Sincayani saat ditemui awak media mengungkapkan bahwa Ibu Mamah benar seorang jompo yang tidak mampu, dia suka rajin memakmurkan pengajian dan mengurus pengajian yang berada di wilayah Kecamatan Cugenang, Sejak dari dulu Hj. Anita Sincayani tinggal di wilayah tersebut sampai sekarang.

“Ibu Mamah ini sudah ditinggal suaminya dan sekarang tinggal bersama anak dan cucunya. Maka dari itu Ibu Mamah layak untuk diperhatian dan diberi bantuan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur,” Terangnya. (Mal/Nas)

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com