Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

BPBD Bojonegoro dan Warga Gotong Royong Tangani Tanggul Jebol

LOGOS TNbadge-check


					BPBD Bojonegoro dan Warga Gotong Royong Tangani Tanggul Jebol Perbesar

Bojonegoro, Transnews.co.id – Aksi gotong royong dilakukan warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro bersama-sama memperbaiki tanggul jebol di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor.

Langkah penanggulangan bersama ini dilakukan personil BPBD Bojonegoro sejak Jumat (21/1/2022) malam lalu. Saat itu tanggul Kali Ingas jebol dan sempat membanjiri areal persawahan warga.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Ardhian Orianto, menyatakan, sejumlah petugas BPBD terus bersiaga untuk menanggulangi banjir. Hingga saat ini telah mendistribusikan 3.600 sak pasir, 120 batang bambu, dan 60 sesek bambu untuk perbaikan sementara tanggul yang jebol. “Kami terus siaga dan terus melakukan penanganan jebolnya tanggul Kali Ingas,” tegasnya.

Kepala BPBD juga tampak mendampingi Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang melakukan peninjuan lokasi tanggul jebol, Minggu (23/1/2022). Menurut dia, tanggul jebol disebabkan banyak faktor.

“Diantaranya, banyak alih fungsi lahan yang seharusnya tidak ada tanaman di sepanjang tanggul. Ini salah satu penyebab, tanggul jebol karena lapisan tanah terkikis,” tegasnya.

Sementara itu, Karsiman (40) warga setempat mengaku senang dengan kunjungan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah. Bupati datang untuk melihat langsung kondisi para petani dan penanganan tanggul jebol.

“Ibu Bupati tadi langsung mengatakan akan memperbaiki tanggul secara permanen. Jadi itu kabar yang membahagiakan buat kami para petani,” imbuhnya.

Menurut Karsiman, Desa Kedungprimpen menjadi langganan banjir tiap tahun. Hal ini karena tanggul tidak mampu membendung luapan air sungai Bengawan Solo jika curah hujan tinggi.

“Terima kasih Bu Anna yang memberikan solusi pada petani, semoga lekas terlaksana agar sawah kami tidak kebanjiran,” pungkasnya.(hd)

Baca Lainnya

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

21 Maret 2026 - 21:51

Konflik Timur Tengah Memanas, BP3MI Jatim Siagakan Satgas 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Kepulangan PMI

21 Maret 2026 - 21:46

Pastikan Arus Mudik Aman dan Terkendali, Bupati Bersama Forkopimda Sidoarjo Sidak Pos Pengamanan Malam Idul Fitri

21 Maret 2026 - 21:42

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

News Trending PENDIDIKAN