Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Bupati Sidoarjo Beri Motivasi pada Santri Ponpes Darul Ulum Jombang

LOGOS TNbadge-check

SIDOARJO, transnews.co.id – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor memberi wejangan kepada para santri Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang agar memiliki pribadi yang percaya diri. Pesan tersebut dimaksudkan untuk memotivasi para santri agar tidak merasa rendah diri atau inferior.

Hal tersebut disampaikannya, saat menghadiri halal Bihalal sekaligus santunan anak yatim yang digelar Ikappdar/Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang di pendopo Delta Wibawa, Jum’at, (13/4).

Kegiatan halal bihalal tersebut, juga dihadiri langsung oleh pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang KH. Cholil Dahlan.

Acara tersebut, juga diikuti ratusan santri Ponpes Darul Ulum dari Sidoarjo. Dalam sambutannya Gus Muhdlor mengatakan tidak sedikit santri yang mampu menduduki jabatan penting di negeri ini. Mulai presiden sampai kepala daerah seperti dirinya pernah menjadi santri.

Jangan merasa inferior karena menjadi santri, tidak ada jabatan yang tidak mampu disandang santri, presiden pernah, Wapres pernah, menteri banyak, gubernur banyak, bupati banyak, ucapnya.

Gus Muhdlor juga mengatakan banyak kyai-kyai besar Sidoarjo lahir dari Ponpes Darul Ulum. Seperti Kyai Soleh Khosim, Kyai Khozin maupun Kyai Mujib. Untuk menjadi seperti itu, santri diminta memiliki keinginan kuat untuk mencapainya. Oleh karenanya Gus Muhdlor berpesan untuk tidak minder menjadi santri. Apalagi mau dianggap remeh sebagai kaum sarungan.

Tidak ada yang tidak mungkin dan tidak ada pos yang tidak bisa dimasuki kalau santri mempunyai keinginan kuat untuk mengisinya, oleh karenanya jangan pernah minder jadi santri, santri jangan mau dipandang remeh sebagai kaum sarungan saja, kalau presiden saja santri, jabatan apa yang tidak bisa, semangatnya kepada santri yang disambut tepuk tangan seluruh santri yang hadir pada Halbi.(hd)

Baca Lainnya

Menyalakan Harapan dari Karawaci: Panen Hortikultura KWT Urang Baraya Bukti Energi Menggerakkan Kehidupan

6 Mei 2026 - 12:26

Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Dukungan Maksimal Bagi Kegiatan SWI di Jawa Tengah

5 Mei 2026 - 13:02

Hari Ini Harga BBM Naik Lagi

4 Mei 2026 - 16:40

Edukasi Gen Z, PLN Beri Pemahaman Bahaya dan Manfaat Listrik di SMK Negeri 5 Jakarta

4 Mei 2026 - 14:14

News Trending EKBIS