Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Bupati Sidoarjo H. Subandi Berjanji Menjaga Eksistensi Sekolah Swasta

LOGOS TNbadge-check


					Bupati Sidoarjo H. Subandi Berjanji Menjaga Eksistensi Sekolah Swasta Perbesar

Bupati Sidoarjo H. Subandi Berjanji Menjaga Eksistensi Sekolah Swasta

SIDOARJO, transnews.co.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi berjanji akan menjaga eksistensi atau keberadaan sekolah swasta yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri silaturahmi dan halal bi halal pengurus Yayasan Wachid Hasyim Sedati yang digelar di halaman SMP Wachid Hasyim 9 Sedati, Sabtu, (12/4/2025).

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan, bahwa kebijakan pembangunan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo selalu mempertimbangkan eksistensi sekolah swasta.

Kebijakan yang dilakukan Pemkab Sidoarjo tidak boleh mematikan sekolah swasta. Semisal kebijakan penambahan sekolah negeri maupun penambahan Rombongan Belajar/Rombel pada sekolah negeri.

Ia tidak ingin melihat ada ketimpangan antara sekolah negeri dengan sekolah swasta. Keberadaan dua lembaga pendidikan tersebut harus dapat berjalan beriringan.

“Kemarin sudah kita sampaikan kepada Dinas Pendidikan, tolong betul-betul dilihat, jangan sampai kebijakan yang diberikan oleh pemerintah ini merugikan pendidikan di swasta, termasuk pendidikan di Ma’arif,” ucapnya.

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan mendirikan sekolah negeri harus benar-benar ada kajian. Salah satunya tidak mengganggu keberadaan sekolah swasta dilingkungan tersebut.

Jangan sampai sekolah swasta kekurangan murid akibat pendirian sekolah negeri. Hal seperti itu benar-benar menjadi pertimbangannya.

“Jika masih ada sekolah swasta yang masih belum ada siswanya, tidak saya perbolehkan ada pendirian sekolah, terutama SMP yang ada di Sidoarjo, harus ada kajian untuk mendirikannya,”ucapnya.

Bupati Sidoarjo H. Subandi juga melihat kualitas sekolah swasta saat ini tidak kalah bagusnya dengan sekolah negeri. Kualitasnya bisa dipadankan.

Seperti halnya SMP Wachid Hasyim 9 Sedati Kecamatan Waru. Oleh karenanya masyarakat tidak boleh ragu lagi memilih sekolah swasta untuk mensekolahkan anaknya. Bahkan diakuinya banyak sekolah swasta yang melahirkan pejabat sekelas bupati. Seperti halnya dirinya yang berasal dari SMP Wachid Hasyim 9 Sedati.

“Jangan ada pikiran bahwa sekolah swasta itu tidak bisa menghasilkan pendidikan yang berkualitas, buktinya saya sebagai alumni Wachid Hasyim bisa menjadi kepada desa, bisa menjadi pengusaha sukses, bisa menjadi anggota DPR sampai wakil bupati dan saat ini menjadi bupati,” ucapnya.

Baca Lainnya

Ramadan Berkah: YGP Berikan Bantuan Kaki Palsu ke-43 Untuk Warga Sawah Besar

7 Maret 2026 - 19:11

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

News Trending DAERAH