Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Bupati Subandi Gelontorkan Rp 21 Miliar untuk PCNU Sidoarjo dan Bebaskan BPHTB Pesantren

Avatar photobadge-check


					Bupati Subandi Gelontorkan Rp 21 Miliar untuk PCNU Sidoarjo dan Bebaskan BPHTB Pesantren Perbesar

Bupati Subandi Gelontorkan Rp 21 Miliar untuk PCNU Sidoarjo dan Bebaskan BPHTB Pesantren

SIDOARJO, transnews.co.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam mendukung kemajuan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo.

Penegasan itu disampaikannya saat Apel Kader NU dalam rangka peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama di kompleks makam KH. Anas Al Ayyubi, Porong, Minggu (15/2/2026).

Apel kader yang digelar di area P25 semburan Lumpur Lapindo eks Desa Jatirejo, Porong, tersebut dihadiri ribuan kader dari Ansor, Banser, Muslimat, Fatayat hingga IPNU-IPPNU. Momentum itu menjadi ajang konsolidasi sekaligus peneguhan komitmen kebangsaan warga NU.

Dalam sambutannya, Subandi mengumumkan dukungan anggaran signifikan untuk PCNU Sidoarjo tahun 2026. “Tahun ini kurang lebih Rp 21 miliar kita siapkan untuk mendukung kegiatan dan program PCNU Sidoarjo,” tegasnya.

Tak hanya itu, Pemkab Sidoarjo juga memastikan dukungan penuh terhadap lembaga pendidikan dan pesantren di bawah naungan NU. Mulai dari percepatan proses perizinan hingga pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi pendirian sekolah maupun pesantren.

Subandi bahkan telah memerintahkan staf ahlinya membentuk Satgas Percepatan Perizinan Pendidikan dan Pesantren. Satgas tersebut akan mendata sekolah dan pesantren yang belum mengantongi izin serta membantu penyelesaiannya.

“Kalau ada yang terkendala BPHTB, kita bebaskan demi pendidikan NU. Ini komitmen kami untuk mendukung penguatan pendidikan keagamaan di Sidoarjo,” ujarnya.

Menurut Subandi, NU merupakan garda terdepan dalam menjaga ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah serta keutuhan NKRI. Karena itu, harmonisasi antara pemerintah daerah dan NU harus terus diperkuat.

Ia juga memuji soliditas kader NU Sidoarjo yang dinilainya luar biasa. “Kader NU harus kompak, tidak boleh terpecah. Kalau solid, saya yakin ajakan para kiai untuk menjadikan Sidoarjo semakin baik akan terwujud,” katanya.

Momentum Harlah ke-100 NU tahun 2026, lanjutnya, menjadi titik tolak untuk meneguhkan kembali komitmen berkhidmah kepada agama, bangsa dan negara. Mujahadah yang digelar menjadi bentuk syukur sekaligus napak tilas perjuangan para pendiri NU.

“Kita jadikan Harlah ke-100 ini sebagai penguat barisan dan perluasan pengabdian. Dengan semangat khidmah, NU akan terus berkontribusi bagi kemajuan Sidoarjo, Jawa Timur, dan Indonesia,” tandasnya.

Atas nama Pemkab Sidoarjo, Subandi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran NU dan masyarakat yang terus menjaga persatuan, kebersamaan, serta semangat pengabdian demi kemajuan daerah dan bangsa.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tutup Expo dan Expose SMK Jatim 2026

15 Februari 2026 - 21:49

Hadiri Bimtek Nasional di Bali, Ketua DPRD Jepara: Momentum Satukan Arah Perjuangan PPP

14 Februari 2026 - 21:03

Satu Tahun Kepemimpinan Mas Wiwit–Gus Hajar, LJM Apresiasi Kinerja Pemkab Jepara

14 Februari 2026 - 20:59

Dinkes Jatim Konsolidasikan Tim KAPI Wujudkan Generasi Emas 2045

14 Februari 2026 - 20:56

News Trending DAERAH