Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Cegah Anemia, Remaja Putri Ponpes Sindangsono Cigalontang Diberi TTD

LOGOS TNbadge-check


					Cegah Anemia, Remaja Putri Ponpes Sindangsono Cigalontang Diberi TTD Perbesar

Tasikmalaya,transnews.co.id-Untuk percepatan pencegahan stunting di Kabupaten Tasikmalaya,puluhan remaja putri di Pondok Pesantren Sindangsono Kecamatan Cigalontang Tasikmalaya di beri Tablet Tambah Darah.

Gebyar pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) serempak bagi remaja putri di Pesantren tersebut dibuka resmi Sekda Kab Tasikmalaya M. Zen, Selasa (23/2/2021).

Sekda Zen berharap, dengan adanya program gebyar pemberian TTD terhadap remaja putri benar – benar mampu menurunkan tingkat stunting di Kabupaten Tasikmalaya, sehingga tidak ada lagi kasus stunting di Tasikmalaya.

“Saya berharap, acara ini ada kelanjutannya, bukan hanya seremonial saja tapi ada progres disitu, sehingga kedepannya Tasikmalaya benar – benar bebas dari kejadian stunting,” katanya.

Kegiatan ini,kata Zen diharapkan pula dapat menjadi momentum yang baik dalam meningkatkan komitmen dan mempererat kerja sama seluruh elemen tingkat kabupaten sampai ketingkat desa untuk meningkatkan kualitas Kesehatan dan Gizi Masyarakat,”pungkasnya.

Sementara Kepala DKPP Heru Suharto dalam kesempatan itu menyampaikan secara umum derajat kesehatan di Kab. Tasikmalaya sudah meningkat dari tahun ke tahun.

“Hal ini ditandai dengan menurunnya jumlah kematian ibu (dari 28 orang pada tahun 2018 menjadi 23 orang pada tahun 2020,”ungkapnya.

Heru mengatakan jumlah kematian bayi menurun 37,6 persen, pada tahun 2018 sebanyak 260 bayi menjadi 162 bayi pada tahun 2020.

“Kegiatan ini merupakan kependekan dari “Turunkan Angka Stunting dengan Intensif Konsumsi TTD melalui Remaja Santri Cegah Anemia untuk Generasi Emas”, pungkas Heru.(WH) Editor:Nas

Baca Lainnya

Dorong Daya Saing Global, Pemkab Jepara Resmikan Kartu Mebel dan Berangkatkan IKM ke IFEX 2026.

3 Maret 2026 - 04:37

Resmi Tembus Probolinggo, Commuter Line Supas Perkuat Aglomerasi Surabaya Raya

2 Maret 2026 - 21:09

Bupati Subandi Perkuat Sinergi dengan PHDI, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat di Sidoarjo

2 Maret 2026 - 21:07

Bukan Sekadar Jurnalistik, SWI Kota Depok Konsisten Kawal Advokasi Kesehatan Warga

1 Maret 2026 - 20:12

News Trending DEPOK