Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Cegah Stunting, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Ajak Remaja Putri Jaga Kesehatan

Avatar photobadge-check


					Cegah Stunting, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Ajak Remaja Putri Jaga Kesehatan Perbesar

Cegah Stunting, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Ajak Remaja Putri Jaga Kesehatan

SIDOARJO, transnews.co.id – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengajak seluruh remaja putri di Kabupaten Sidoarjo untuk menjaga kesehatan sejak dini sebagai langkah penting dalam mencegah stunting pada generasi mendatang.

Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka acara Gerakan Cegah Stunting melalui Workshop Kesehatan Remaja Putri dalam Upaya Menuju Generasi Emas, Kamis (14/8/2025) di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo.

“Remaja putri adalah calon ibu bagi generasi masa depan. Menjaga kesehatan, memperhatikan asupan gizi, dan menerapkan pola hidup sehat sejak remaja adalah investasi besar untuk melahirkan generasi emas bebas stunting,” ujar Mimik.

Mak Mimik, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran pribadi dan dukungan lingkungan.

“Kalau remaja putri sehat, kelak anak yang dilahirkan juga akan sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmi Herawati Yuwantina, mengungkapkan bahwa selain stunting, anemia pada remaja putri juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan data 2023, prevalensi anemia pada remaja putri di Sidoarjo masih sebesar 51 persen atau sekitar 12.061 jiwa, dan pada 2024 turun menjadi 26 persen atau sekitar 7.072 jiwa.

Sementara itu, data stunting menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 sebesar 8,4 persen, dan pada 2024 menjadi 10,6 persen.

“Dengan edukasi sejak remaja, kita berharap angka stunting menurun dan anemia pada remaja putri dapat terus ditekan. Remaja putri yang sehat akan berkontribusi langsung pada terciptanya generasi yang kuat dan berdaya saing. Kegiatan ini merupakan upaya menyongsong bonus demografi pada tahun 2045,” ujar Lakhsmi.

Workshop ini diikuti oleh 185 peserta dari berbagai sekolah, universitas, serta komunitas remaja putri di Sidoarjo. Acara ini menghadirkan narasumber dari tenaga kesehatan, ahli gizi, dan praktisi kesehatan remaja.

Baca Lainnya

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

1 Februari 2026 - 14:28

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

Dukung Program MBG, Kapolres Jember Resmikan SPPG di Mayang

1 Februari 2026 - 10:45

Dukung Program MBG, Kapolres Jember Resmikan SPPG di Mayang

Jelang Bulan Ramadhan, Polres Jember Tingkatkan Pengawasan Distribusi Bahan Pokok

1 Februari 2026 - 10:41

Jelang Bulan Ramadhan, Polres Jember Tingkatkan Pengawasan Distribusi Bahan Pokok

Pelantikan 14 RT dan 4 RW Desa Sowan Lor Jepara, Camat Kedung Apresiasi Demokrasi Hingga Tingkat Terbawah

1 Februari 2026 - 07:16

Pelantikan 14 RT dan 4 RW Desa Sowan Lor Jepara, Camat Kedung Apresiasi Demokrasi Hingga Tingkat Terbawah
News Trending DAERAH