SIDOARJO, transnews.co.id — Kegiatan Car Free Day (CFD) di Sidoarjo kembali digelar pada Minggu (12/4) setelah sempat libur selama bulan Ramadan. Antusiasme masyarakat tampak tinggi memanfaatkan hari bebas kendaraan bermotor di sepanjang Jalan A. Yani Sidoarjo.
Selain menjadi ruang berolahraga dan rekreasi, CFD kali ini juga diramaikan ratusan pelaku UMKM yang berjualan di sisi timur jalan yang telah disediakan khusus. Kehadiran para pedagang ini semakin menambah semarak suasana pagi di pusat kota.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo turut memanfaatkan momentum tersebut untuk menghadirkan berbagai layanan publik secara langsung kepada masyarakat.

Badan Pelayanan Pajak Daerah Sidoarjo membuka layanan pembayaran pajak daerah, sementara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sidoarjo memberikan konsultasi perizinan usaha.
Di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan Sidoarjo menghadirkan layanan pemeriksaan gratis seperti cek gula darah dan tekanan darah.
Tiga puskesmas dilibatkan, yakni Puskesmas Gedangan, Puskesmas Wonokasian, dan Puskesmas Ganting. Sejumlah rumah sakit swasta juga turut ambil bagian, seperti RSU Citra Medika, RSU Anwar Medika, RSU Rahman Rahim, serta RSU Bunda Sidoarjo. Selain itu, layanan donor darah dari PMI Sidoarjo juga hadir.
Tidak ketinggalan, Polresta Sidoarjo membuka layanan perpanjangan SIM A dan C serta pembuatan SKCK.
Layanan Samsat Keliling Jawa Timur juga tersedia untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan. Bahkan, layanan perpustakaan keliling turut dihadirkan guna menarik minat baca pengunjung CFD.
Kepala BPPD Sidoarjo, Noer Rachmawati, mengatakan bahwa layanan pembayaran pajak sengaja dihadirkan di CFD untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Menurutnya, banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini karena kesibukan pada hari kerja.
“Alhamdulillah banyak yang memanfaatkan, karena biasanya terkendala waktu kerja. Di sini sambil olahraga atau jalan-jalan bisa sekalian bayar pajak,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh layanan pajak daerah difasilitasi, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
BPPD juga bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah Jawa Timur untuk menghadirkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) melalui mobil Samsat Keliling.
Layanan tersebut dibuka mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB, mengikuti jam pelaksanaan CFD.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Amat Adi Subhan, menyebut animo masyarakat terhadap CFD sangat luar biasa. Ia mencatat hampir seribu pelaku UMKM turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, UMKM yang hadir berasal dari berbagai komunitas, di antaranya Pedalindo sekitar 510 pelaku, kawasan Taman Abhirama sekitar 65 pelaku, komunitas Amigos Dr. Soetomo sekitar 90 pelaku, serta komunitas Gendis sekitar 65 pelaku.
Amat juga menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk Satgas UMKM untuk mendampingi para pedagang, termasuk dalam pelaksanaan CFD.
Pendampingan tersebut bertujuan agar para pelaku usaha dapat berjualan secara tertib, termasuk dalam pengelolaan sampah.
“Kami ingin mendampingi para pedagang agar berjualan dengan tertib, salah satunya tertib dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat dan pelaku usaha, Pemkab Sidoarjo berharap pelaksanaan CFD dapat terus menjadi sarana efektif dalam menggerakkan perekonomian sekaligus mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.












