Menu ✖

Otomatis

PERISTIWA

Dampak Kemarau: Delapan Dusun Desa Mekarsari Sajira Lebak, Kesulitan Air

LOGOS TNbadge-check

Dampak Kemarau: Delapan Dusun Desa Mekarsari Sajira Lebak, Kesulitan Air Perbesar

Seorang warga di Desa Mekarsari Dajira, sedang mengisi Jerigen untuk menampung air yang belakangan ini wilayahnya dilanda kekeringan. (Photo-Nyi)
Ketua Adat Kasepuhan Sajira Desa Mekarsari Abah Hasan Pasundan,meminta pemerintah segera membantu masyarakat yang kesulitan mendapat air bersih. (photo-Nyi)
Lebak, Transnews – Kemarau panjang yang melanda tak bisa dipungkiri membawa efek kekeringan. Warga desa Mekarsari, Kec Sajira, Kab Lebak pun tak terlepas dari masalah kurangnya air bersih.

“Mau bagaimana lagi, hampir setiap kemarau datang, warga desa harus berjalan cukup jauh demi air bersih,” ujar Hasan Pasundan, Ketua Adat Sajira yang ditemui Transnews,Rabu (07/08/19).

Hasan menambahkan bahwa warga membutuhkan perhatian dari pemerintah dan instansi terkait, agar masalah kekeringan ini bisa cepat teratasi dan warga tak perlu lagi bersusah payah mencari air, hingga berdampak ekonomi mereka yang terbuang karena waktu pencarian mereka akan sumber air.

“Perhatian pemerintah dan instansi terkait sangat diperlukan. Kasihan warga, tak hanya tenaga yang terkuras tapi ekonomi mereka pun ikut berkurang,” tambah Hasan.

Dari pantauan Transnews, warga harus berjalan menuju sumber air yang tak bisa dibilang layak konsumsi. Namun warga mau tak mau harus menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Mekarsari Aceng Bisri,saat ditemui Transnews mengaku sangat prihatin. Hampir seluruh kampung dibawah pengawasannya yang meliputi kampung Karoya, Gedong, Cipahit, Lebakmaja, Ciluwuk, Cijaru, Pasirketug dan Pagadungan terpapar kekeringan.

“Kami terus berusaha, agar air bersih bisa didapatkan dan dirasakan warga. Namun kami tetap membutuhkan bantuan dari berbagai pihak yang peduli,” ucap Aceng.

Aceng tak menutup mata, bahwa inovasi agar kebutuhan air sangat diperlukan. Hingga saat kemarau datang, warga tak perlu lagi berjalan jauh hanya untuk mencari sumber air.

“Kami membuka diri bagi setiap bantuan yang datang. Harapannya ada pihak yang mengerti teknologi pengadaan dan pengaliran air yang bisa dibangun di sini,” tutup Aceng. (Nyai-Angri)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Semarak Ksatria TNI Prima di Jepara Resmi Ditutup, Ribuan Warga Saksikan Pembentangan Merah Putih 81 Meter

11 Okt 2026 - 18:49 WIB

Semarak Ksatria TNI Prima di Jepara Resmi Ditutup, Ribuan Warga Saksikan Pembentangan Merah Putih 81 Meter

Harlah ke-3 Yayasan Makutha Rama Jungpara, Perpaduan Doa, Aksi Sosial, dan Pelestarian Budaya Jepara

11 Okt 2026 - 10:30 WIB

Harlah ke-3 Yayasan Makutha Rama Jungpara, Perpaduan Doa, Aksi Sosial, dan Pelestarian Budaya Jepara

Mengaku Dibohongi Dishub Depok, Bambang Sutopo: Yang Kami Tunggu Bahasan APBD 19,2 Miliar

9 Okt 2026 - 20:40 WIB

Mengaku Dibohongi Dishub Depok, Bambang Sutopo: Yang Kami Tunggu Bahasan APBD 19,2 Miliar

Trans Jatim Koridor 2 Malang Segera Dilaunching, Hubungkan Arjosari – Kepanjen

8 Okt 2026 - 18:40 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Malang Segera Dilaunching, Hubungkan Arjosari – Kepanjen

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa

8 Okt 2026 - 18:23 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa

Antisipasi Risiko Kerugian Energi, Universitas Pertamina Dorong Pengelolaan Berbasis Aktuaria

8 Okt 2026 - 17:44 WIB

Antisipasi Risiko Kerugian Energi, Universitas Pertamina Dorong Pengelolaan Berbasis Aktuaria
Trending di PENDIDIKAN