Menu

Otomatis

PERISTIWA

Dandim 0611/Garut:Tolak Segala Bentuk Paham Komunis dan Radikal Lainnya

LOGOS TNbadge-check

Dandim 0611/Garut:Tolak Segala Bentuk Paham Komunis dan Radikal Lainnya Perbesar

Garut,transnews – Ratusan Anggota Babinsa Kodim 0611 Garut, mengikuti Pelatihan Kader Deradikalisasi Apkowil.

Pelatihan para Babinsa berlangsung di Gedung Graha Bakti Kodim 0611/Garut Jl. Veteran No 01 Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, Rabu (26/08/2020) kemarin. 

Kegiatan dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0611/Garut Letkol Czi Dr. Deni Iskandar,S.T., M.Han., M.D.M.,CAN.Dalam arahannya Dandim 0611/Garut  mengatakan, berdasarkan undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang pertahanan negara disebutkan, bahwa pertahanan negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara

Dandim menegaskan, ada berbagai ancaman yang dapat membahayakan kedaulatan maupun keutuhan wilayah NKRI baik yang datang dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

“Ancaman yang datangnya dari dalam negeri antara lain adalah bahaya laten komunis dan paham radikal,” katanya.

Dandim menambahakan, kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya laten komunis dan paham radikal agar jangan sampai menyusup ke lingkungan keluarga kita termasuk ke dalam lingkungan militer TNI AD.

” Tolak segala bentuk paham komunis dan radikal lainnya yang bertentangan dengan ideologi negara Pancasila dan undang-undang Dasar 1945,”ucap Dandim. 

Dandim memaparkan, bahaya komunis sewaktu-waktu muncul bisa muncul dan paham radikal lainya sangat mungkin terjadi dan dapat merongrong ideologi Pancasila berpeluang diubah menjadi ideologi lainnya.

“Apabila setiap elemen bangsa Indonesia tidak memahami akan sangat mengancam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ditekankan Dandim, perlu peran seluruh masyarakat dan stakeholder lainnya guna menjaga 4 pilar berbangsa bernegara yaitu Pancasila, UuD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Agar segala Ancaman Tantangan Hambatan dan Gangguan dapat di tangakal, guna terciptanya stabilitas keamanan, serta terciptanya Ruang Alat dan Kondisi Juang yang tangguh, maka pelatihan kader deradikalisasi ini sangat penting dilaksanakan,”pungkas Dandim. (Chrystian )

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sebanyak 48 Wartawan Ikuti Turnamen Billiard PWI Kota Depok, Perwakilan PWI Jateng Sabet Juara

24 Agu 2026 - 04:29 WIB

Sebanyak 48 Wartawan Ikuti Turnamen Billiard PWI Kota Depok, Perwakilan PWI Jateng Sabet Juara

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi AI Kreatif di KEK Singhasari

23 Agu 2026 - 21:40 WIB

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi AI Kreatif di KEK Singhasari

Pemkab Sidoarjo Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT

23 Agu 2026 - 21:38 WIB

Pemkab Sidoarjo Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT

UPER, PT KIMA, dan Unhas Berkolaborasi Dorong Transformasi Industri Hijau

22 Agu 2026 - 22:19 WIB

UPER, PT KIMA, dan Unhas Berkolaborasi Dorong Transformasi Industri Hijau

Dongkrak Kemampuan STEM Siswa, UPER Terapkan Project-Based Learning di SMAN 1 Depok

22 Agu 2026 - 22:13 WIB

Dongkrak Kemampuan STEM Siswa, UPER Terapkan Project-Based Learning di SMAN 1 Depok

KONI Sidoarjo Gelar Musorkablub 26 Agustus, 54 Cabor Siap Tentukan Ketua Definitif

22 Agu 2026 - 16:19 WIB

KONI Sidoarjo Gelar Musorkablub 26 Agustus, 54 Cabor Siap Tentukan Ketua Definitif
Trending di DAERAH