Desa Sukarame Caringin Sukses Terapkan Program Bedah Rumah

  • Bagikan

Desa Sukarame Caringin Sukses Terapkan Program Bedah Rumah

Garut,Trans News-Desa Sukarame di kecamatan Caringin Kabupaten Garut Jawa Barat, salah satu desa penerima program bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau lebih dikenal sebagai program bedah rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tujuan program kegiatan BSPS telah diatur di Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 6 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan BSPS, adalah terbangunnya rumah yang layak huni oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menurut Kepala Desa Sukarame, Yanti Susilawati SSt, di sela sela Monitoring Program BSPS di bilangan Dusun Cibungur,Dusun Kota Dusun Awi Sewu dan didusun Gn Herang Sukarame, Minggu (21/10) menjelaskan, desa Sukarame menerima bantuan program BSPS (Bedah Rumah) sebanyak 40 unit dengan ukuran 4×6 permanen. Dari 40 unit tersebut bertambah melalui swadaya gotong royong warga menjadi 45 unit. “ Pekan ini didua minggu terakhir bulan Oktober, tinggal 5 persen lagi penyelesaiannya semuanya sudah terealisasi tinggal pinishingnya saja,” kata Yanti

Yanti menambahkan, program BSPS tersebut pada pelaksanaannya bukan tanpa hambatan, sebab di desa Sukarame masih banyak sekali rumah rumah warga yang kurang layak huni bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki tanahnya untuk dibangun, tetapi dengan jalur musyawarah kita belikan tanahnya,kemudian dibangun rumahnya.

“Dari 40 program bantuan rumah, kita bisa bangun 45 rumah. Kemudian ada sekitar 19 orang warga kurang mampu yang kita bantu penyelesaian rumahnya di luar program. Satu orang diantaranya sama sekali tidak memiliki tanah untuk dibangun,kemudian kita bangun” ungkapnya.

Ditanya soal kriteria rumah yang mendapat bantuan BSPS untuk dibedah, Yanti menjelaskan,sebelum program ini dilaksanakan, tim akan melakukan Verifikasi terlebih dahulu.Syaratnya adalah rumah harus permanen ukuran 4×6, karena bentuk program ini meliputi peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru. Kriterianya dilihat dari kualitas atap, lantai dan dinding rumah untuk dapat memenuhi syarat kesehatan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat. “Alhamduliah berkat dukungan warga, program BSPS ini dapat terselesaikan sesuai harapan. Insya allah program BSPS ini berlanjut di tahun depan,” paparnya.

Selain program BSPS, Desa Sukarame juga salah satu desa yang menerima bantuan program PISEW yaitu program peningkatkan infrastruktur dengan pendekatan partisipasi masyarakat dalam skala kawasan, untuk meningkatkan sosial ekonomi wilayah. “Tahun ini Desa Sukarame menerima bantuan Pisew sepanjang 1 KM di wilayah Kp Citali dan Cigarogol,” tambahnya.
Sasaran kegiatan Program PISEW, kata Yanti, meliputi terbangunya infrastruktur dasar skala wilayah guna mendorong pengembangan sosial dan ekonomi lokal tentu berdasarkan potensi atau komoditas unggulan desa, seperti infrastruktur transportasi, infrastruktur air minum dan sanitasi,infrastruktur penunjang produksi pertanian dan industry, infrastruktur peningkatan prasarana pendukung pemasaran pertanian, peternakan, perikanan, industri dan pendukung kegiatan pariwisata. Serta meningkatnya kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.
“Program Pisew ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa Sukarame, karena dapat mendayagunakan sumber daya dan tenaga kerja lokal dalam pembangunannya,apalagi Desa Sukarame hampir 80 persen masyarakatnya adalah petani yang sangat membutuhkan perbaikan insprastruktur untuk kelancaran pemasaran hasil pertaniannya,” demikian Yanti. (Nas/Chrystian)

 1,253 views

  • Bagikan

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com Terima kasih.