Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dikeluhkan Petani, Stok Pupuk Bersubsidi Agen Desa Purbayani Caringin Garut Habis

LOGOS TNbadge-check


					Dikeluhkan Petani, Stok Pupuk Bersubsidi Agen Desa Purbayani Caringin Garut Habis Perbesar

Agen Pupuk PD Ekajaya Asep Rahmat. (Photo-Na) Garut, TransNews.co.id-Petani Desa Purbayani Caringin Garut Jawa Barat mengeluhkan stok pupuk bersubsudi di Agen Ekajaya yang biasa mereka beli habis alias tidak ada.

“Kami kesulitan membeli pupuk murah karena stok pupuk diagen habis. Jika beli pupuk non subsidi mahal tidak sebanding dengan biaya produksi,”kata Ketua Kelompok Subur Tani Desa Purbayani dan beberapa petani saat ditemui Selasa (27/10/2020).

Mereka mengaku heran atas kelangkaan pupuk di Agen, padahal setelah ditelusuri baik dari dinas maupun UPT Pertanian senua sudah tersalurkan dan didistribusikan.

“Kami tidak ingin tahu soal itu yang jelas petani ingin ada pupuk saat dibutuhkan,”ujarnya.

Keluhan senada diungkapkan Asep Hidayat. Asep mengatakan,pasokan pupuk bersubsidi pada musim tanam bulan Oktober,Nopember dan Desember memang kurang bahkan kuotanya tidak pernah terpenuhi.

“Wajar para petani mengeluh karena kurangnya pasokan,”kata Asep seraya mengakui keluhan Agen dan petani mewakili pula para petani di desa lainnya.

Asep menambahkan,jenis pupuk yang sangat dibutuhkan warga petani yaitu Pupuk jenis Orea,MPK dan Poska.Pendistribusian oleh Distributor lambat dan berdasar asumsi musim tanam ke Tiga bukan musim tanam pertama.

Menurutnya, prosentase Pupuk yang sudah masuk diterima petani sangat jauh dari kebutuhan para Petani. Sementara kuota kebutuhan Agen yang di sesuaikan dengan jumlah area lahan petani tidak sesuai target dan tidak terpenuhi.

“Agen mengharapkan Distribusi Pupuk agar tepat Waktu supaya para petani tidak merasa di rugikan,”pungkasnya.(Na/Rus)Editor:Nas

Baca Lainnya

Bupati Sidoarjo Sidak RTLH di Taman, Salurkan Bantuan Sosial dan Jaminan Kesehatan

11 April 2026 - 20:38

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Madiun Dikebut, Progres Lampaui Target

11 April 2026 - 20:34

Musda VI JSIT Indonesia Daerah Kota Depok: Fenny Nisdawati Sah Menjadi Ketua Baru

11 April 2026 - 18:51

Perkuat Sinergi, SWI Sambangi BAZNAS Pusat Matangkan Kerja Sama Strategis

10 April 2026 - 20:46

News Trending NASIONAL